Konsultasi medis menjadi langkah penting sebelum memutuskan menggunakan suplemen apa pun.

3. Konsumsi Teh Detoks

    Teh detoks menjadi pilihan populer bagi banyak perempuan karena dipercaya membantu menurunkan berat badan dan membersihkan racun.

    Namun, klaim tersebut belum didukung bukti ilmiah kuat.

    Shusterman memperingatkan bahwa kandungan diuretik pada teh detoks dapat meningkatkan produksi urin hingga memicu dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit.

    Kondisi ini membebani ginjal dan berpotensi memperburuk fungsi penyaringan.

    Beberapa herbal seperti licorice root, St. John’s wort, dan daun senna yang sering terdapat dalam teh detoks juga diketahui dapat merusak ginjal.

    Shusterman menegaskan bahwa organ detoks terbaik justru sudah dimiliki tubuh.

    “Detoks terbaik adalah yang sudah dimiliki tubuh Anda, yaitu ginjal Anda, dukung ginjal Anda dengan makanan utuh, serat, dan hidrasi. Lupakan tren detoks, percayalah pada tubuh,” ucapnya.

    Baca Juga :  Pilek atau Flu Gejala Mirip tapi Dampaknya Berbeda

    4. Minum Air Terlalu Banyak

      Hidrasi memang penting, tetapi konsumsi air berlebihan justru dapat berbahaya.