3. Gunakan perawatan rambut lembut dan hindari panas berlebihan
Pilih sampo yang ramah untuk rambut rontok (anti‑brittle), hindari pemakaian alat styling panas berlebihan, dan keringkan rambut dengan suhu rendah.
Gunakan pula sisir bergigi jarang untuk menyisir rambut kusut dengan lembut, serta aplikasikan kondisioner dan hair mask secara rutin.
4. Atur gaya rambut dan kurangi tekanan pada akar
Hindari gaya rambut yang menarik atau menekan terlalu kencang pada rambut, seperti ponytail sangat ketat atau kepang rapat, agar mencegah traction alopecia yang bisa menyebabkan kebotakan lokal.
Gaya hijab juga perlu diperhatikan, jangan membungkus terlalu rapat dan beri ruang rambut bernapas
5. Kelola stres dan dukung pertumbuhan rambut dengan terapi berbasis ilmiah
Stres, baik emosional maupun fisik, bisa memicu telogen effluvium, yakni fase rontok rambut yang tajam akibat banyak folikel tidur saat bersamaan.
Kelola stres dengan latihan relaksasi, tidur cukup, olahraga ringan, atau meditasi.
Beberapa terapi terbukti membantu seperti Minoxidil topikal (2% atau 5%) telah disetujui untuk pola kerontokan rambut perempuan (female pattern hair loss), bekerja dengan memperpanjang fase pertumbuhan rambut.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.