“Setelah kepengurusan terbentuk, mari kita duduk bersama membicarakan program yang langsung menyentuh masyarakat, kami terbuka untuk kolaborasi yang berdampak nyata,” tambahnya.

Lebih jauh, perempuan kelahiran 30 Maret 1969 ini menitipkan harapan agar organisasi keagamaan seperti LDII ikut aktif membina akhlak anak-anak dan remaja.

Ia mendorong komunitas keagamaan menghidupkan kegiatan yang menanamkan nilai spiritual dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap masjid.

“Kita ingin anak-anak Makassar tumbuh sebagai pribadi religius dan cinta masjid, ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Peran LDII sangat penting sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi yang tangguh dan berakhlak,” tegasnya.

Fathur Rahim, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Moh. Syarief, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), turut hadir dalam audiensi tersebut.

Baca Juga :  Prof Nurlina Subair Bahas Isu Kanker dan Program Makassar Mulia Bersama Konsul Australia

Dari pihak LDII hadir Ketua H. Asdar Mattiro, Wakil Ketua Ramlan Zulkarnain, Jawiana Saokani, Mira Nila Kusuma Dewi, dan Sekretaris Apt. Muhammad Khaerul Nur.

Melalui pertemuan ini, Aliyah Mustika Ilham menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus terbuka menjalin kolaborasi.

Terutama dengan lembaga yang membawa misi keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan demi membangun kota yang inklusif dan berkarakter. (*)

Penulis : Nurwahida