Peninjauan ini, lanjut Aliyah Mustika Ilham juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota unggul dan berkelanjutan.
“Pemerintah kota menekankan bahwa setiap pembangunan infrastruktur harus memperhatikan aspek aksesibilitas, keselamatan, dan kepentingan masyarakat luas, termasuk kelompok rentan,” sebut politisi Partai Demokrat itu
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar mendorong agar pengembangan infrastruktur dilakukan secara terintegrasi dengan aspek lingkungan dan sosial, termasuk dalam tata kelola ruang, sistem transportasi, dan pelayanan publik.
Sementara itu, AHY menyebutkan bahwa pengerjaan pengembangan bandara ini telah mencapai 86 %.
“Kini kapasitasnya naik dari 7 juta menjadi 15 juta penumpang per tahun, ini adalah peningkatan yang signifikan,” pujinya.
Ia menambahkan bahwa dengan peningkatan tersebut Bandar Udara Sultan Hasanuddin ini bisa semakin baik menjadi hub untuk penerbangan Indonesia Timur.
“Mudah-mudahan bisa kita tuntaskan bersama agar menggerakkan ekonomi, pariwisata, daerah akan semakin maju dan terbuka, serta siap menerima masuknya investasi ke wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur,” harap AHY.
Turut hadir dalam peninjauan ini antara lain, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah, Anggota DPRD Kota Makassar, Fatma Wahyuddin dan Tri Sulkarnain Ahmad, pengurus Partai Demokrat Sulsel, Haidar Majid. (*)
Penulis : Dwi Ayu Artantiati Putri
- AHY
- AHY kunjungan kerja Makassar
- Aliyah Mustika Ilham
- Andi Sudirman Sulaiman
- Bandara Sultan Hasanuddin
- Fatma Wahyuddin
- gerbang Indonesia Timur
- infrastruktur Makassar
- infrastruktur strategis nasional
- konektivitas kawasan timur
- Menko AHY Makassar
- Ni’matullah
- Partai Demokrat Sulsel
- Pemerintah Kota Makassar
- pengembangan Bandara Makassar

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.