Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat itu menekankan pentingnya sinergi antara pengurus DWP dan Pemerintah Kota Makassar.

Keberhasilan program sangat ditentukan oleh komunikasi, kolaborasi dan keterbukaan antar pihak.

“Saya harap tidak ada sekat antara pengurus dan dewan penasihat, Dharma Wanita harus menjadi bagian aktif dari ekosistem pembangunan, keberadaannya bukan simbolis, tapi harus memberikan dampak nyata,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pengurus baru agar segera menyusun program kerja yang menjawab kebutuhan riil masyarakat dan ASN, serta mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan.

“Saya ingin DWP Makassar dikenal bukan karena seremoninya, tapi karena dampaknya, lima tahun ke depan harus menjadi masa bakti yang penuh gebrakan dan pengabdian,” tutupnya.

Baca Juga :  Melinda Aksa Munafri Apresiasi Peluncuran Buku Pendidikan Inklusif Karya Adilah Wina Fitria

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua DWP Provinsi Sulsel Melani Simon Jufri, Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa Munafri, Anggota DPRD Makassar Fatma Wahyuddin, serta sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemkot Makassar.

Melani Simon Jufri dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Pemkot Makassar terhadap eksistensi Dharma Wanita.

Ia menyebut, perhatian tersebut menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam mendorong peran perempuan sebagai pilar pembangunan bangsa. (*)

Penulis : Alin Imani