Di akhir sambutannya, Aliyah Mustika Ilham berharap MHQ II ini dapat menjadi pemantik semangat santri untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an, serta menjadi motivasi untuk menguatkan keimanan dan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain Asisten I Pemkot Makassar, Andi Muh Yasir; Kabag Kesra, Mohammad Syarief; serta Asisten II Pemprov Sulsel, dr Muh Ichsan Mustari. Hadir pula Pimpinan Pondok Pesantren Darul Huffadh, Al Ustaz Sa’ad Said dan Ketua Umum IKDH Makassar, Ustaz Rajuddin.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Rajuddin menyampaikan bahwa pelaksanaan MHQ II bertujuan menyatukan seluruh pondok pesantren se-Sulsel dan mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan santri.

Baca Juga :  Seroeni Makassar Resmi Dibuka, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Ruang Kuliner Baru

“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antarpondok, serta memperkokoh peran pesantren sebagai penjaga moral dan spiritual umat,” jelasnya.

MHQ II ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat dalam membangun peradaban Qur’ani yang berkelanjutan. (*)

Penulis : Alin Imani