“Bekerjalah secara profesional, patuhi aturan, dan junjung tinggi nilai-nilai budaya dan etika kerja, jaga nama baik Kota Makassar dan Indonesia,” ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam pemantauan dan pembinaan peserta selama berada di luar negeri.

Pemerintah Kota Makassar, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan para siswa dalam kondisi aman, nyaman, dan tetap produktif.

Dalam kesempatan itu, Perempuan kelahiran 30 Maret 1969 itu mengenang perjuangannya semasa menjabat dua periode di DPR RI Komisi IX (2014–2024) yang banyak berkutat pada isu vokasi dan ketenagakerjaan.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pelatihan seperti ini sebagai implementasi nyata dari kebijakan yang pernah ia perjuangkan di pusat.

Baca Juga :  Wawali Aliyah Mustika Ilham Pantau Harga Pangan di Pasar Jelang Ramadan 1447 H

Tak hanya itu, alumnus Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin itu turut memperkenalkan Makassar Creative Hub, sebagai salah satu program unggulan Kota Makassar yang dirancang sebagai ruang kreatif bagi generasi muda.

“Ke depan, Makassar Creative Hub diharapkan bisa bersinergi dengan BBPVP dan LPK lainnya untuk menciptakan anak muda yang kreatif, adaptif dan siap kerja,” pintanya.