PARAPUANG.com, Jakarta – Istri Uya Kuya, Astrid Kuya, akhirnya muncul ke publik menanggapi kasus penjarahan yang menimpa rumahnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Meski kehilangan harta benda, Astrid memilih untuk tetap tegar dan bahkan mendoakan agar barang-barang yang diambil bisa membawa manfaat bagi para pelaku.

Astrid, yang juga merupakan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) Penyelenggaraan Pendidikan DPRD DKI Jakarta, Rabu, 3 September 2025.

Perempuan kelahiran 20 Maret 1980 itu menegaskan bahwa dirinya ikhlas lahir batin atas musibah tersebut.

“Insya Allah yang mereka ambil itu bisa berguna buat mereka. Saya ikhlas lahir batin,” kata Astrid dengan nada tenang.

Baca Juga :  Prilly Latuconsina Pamer Perut Rata di Gym, Bodi Kurusan Jadi Sorotan

Meski sedang menghadapi persoalan pribadi, Astrid tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan.

Baginya, kewajiban membahas perda-perda terkait pendidikan anak-anak harus tetap menjadi prioritas.

“Kenapa saya hadir di sini? Karena saya sudah mengikhlaskan. Tugas saya sebagai anggota Pansus untuk membicarakan pendidikan anak-anak tidak boleh terganggu masalah pribadi,” jelasnya.

Politisi Partai Amanat Nasional itu juga menegaskan tidak ingin larut dalam kesedihan.

Ia memilih bersikap positif dan melihat musibah ini sebagai ujian yang harus dijalani dengan lapang dada.

Lebih lanjut, Astrid memastikan kondisi keluarganya baik-baik saja.

“Alhamdulillah semua sehat, banyak yang mendoakan. Semoga sabar dan tabah,” ujarnya.

Dengan sikap tenang dan penuh keikhlasan, Astrid Kuya memberikan teladan bahwa kekuatan hati lebih berharga daripada harta benda yang hilang. (*)

Baca Juga :  Waspadai Kanker Kepala dan Leher, dr Nani Jufri : Deteksi Dini Bisa Selamatkan Nyawa

Penulis : Dwi Ayu Artantiati Putri