Beberapa zat seperti phthalates telah dikaitkan dengan gangguan hormon, sementara dioxin dikenal sebagai karsinogen potensial.

2. Risiko Iritasi dan Alergi Kulit

    Ruam popok memang umum terjadi, tetapi bila popok mengandung pewarna atau parfum tambahan, risiko iritasi bisa meningkat.

    Popok dengan pewangi buatan dapat memicu reaksi alergi, menyebabkan kulit bayi kemerahan, gatal, atau bahkan melepuh.

    Selain itu, penggunaan popok yang terlalu lama tanpa diganti juga memperparah kondisi kulit, menciptakan lingkungan lembap yang ideal untuk tumbuhnya bakteri dan jamur.

    3. Polusi Mikroplastik dan Dampak Lingkungan

      Popok sekali pakai juga menjadi sumber mikroplastik yang mencemari lingkungan.

      Baca Juga :  Melinda Aksa Tinjau Kesiapan Posyandu Era Baru Nusa Indah 4 Jelang Verifikasi Lomba Tingkat Provinsi