Sementara adiknya, Kapil, menambahkan, jika mereka bertiga sepakat menjalani kehidupan ini bersama.
“Kami ingin memberi cinta dan stabilitas kepada istri kami, juga anak-anak kami kelak,” akunya.
Keduanya bukan orang sembarangan, Pradeep dan Kapil dikenal sebagai pria berpendidikan tinggi dengan pekerjaan mapan.
Pernikahan mereka pun dilakukan secara sadar dan terbuka, tanpa paksaan.
Menurut adat suku Hatti, Sunita akan tinggal bersama kedua suaminya secara bergiliran dengan jadwal yang disepakati bersama.
Menariknya, anak-anak yang lahir dari pernikahan ini akan dianggap sebagai anak dari suami tertua, sebuah ketentuan adat yang sudah berlangsung lama.
Namun, tidak semua pihak menyambut baik kabar ini, Asosiasi Perempuan Demokratik Seluruh India (AIDWA) mengecam praktik ini.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.