PARAPUANG.com – Gadis Bugis Sinjai bernama Devi Puspita mendadak menjadi perbincangan publik.
Perempuan berusia 26 tahun asal Dusun Batang, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan itu resmi dilamar pria asal China bernama Liu Ming Dan.
Perhatian masyarakat tertuju pada prosesi akad nikah yang berlangsung pada Kamis, 1 Januari 2026 di rumah Devi Puspita.
Nilai mahar yang diberikan Liu Ming Dan terbilang fantastis dan mencuri perhatian warganet.
Keluarga Devi Puspita yang akrab disapa Evi menerima lamaran tersebut beserta uang panai Rp200 juta.
Ditambah mahar yakni; satu gram emas, 300 yuan, seperangkat alat salat, serta satu unit apartemen senilai Rp1 miliar yang berada di kawasan Shandong, China.
Kisah cinta Evi dan Liu Ming berawal dari pertemuan tak terduga.
Alumnus Teknik Sipil Universitas Tadulako itu mengaku mengenal calon suaminya saat mengikuti kegiatan forum diskusi internasional pada Januari 2024.
“Kita kan ada acara forum internasional, dari situ kita mulai kenal,” ujarnya.
Hubungan keduanya terus berlanjut meski terpisah jarak dan negara bahkan komunikasi makin intens terjalin hingga pertengahan 2025.
“Komunikasi tidak pernah terputus setelah kegiatan forum internasional ini,” kata Evi.
Keseriusan Liu Ming ditunjukkan dengan datang langsung ke Sinjai pada 26 Desember 2025.
Kedatangannya disambut hangat keluarga Devi dan berujung pada lamaran resmi.
“Alhamdulillah lamaran berjalan dengan lancar hingga Akad nikah pada hari ini,” ucapnya.
Pada prosesi akad nikah, Liu Ming tampil mengenakan jas dan celana hitam dipadukan kopiah.
Sementara Devi tampak anggun mengenakan busana hitam dipadu kerudung cokelat.
Sebelum akad nikah digelar, Liu Ming memutuskan memeluk agama Islam.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk keseriusan membangun rumah tangga bersama Devi.
Pria Pria kelahiran Februari 1999 mengungkap alasan jatuh hati pada Devi karena kecantikan dan kepribadian Devi sebagai daya tarik utama.
“Dia cantik dan baik hati,” akunya.
Restu keluarga turut menguatkan langkah pasangan beda negara ini.
Liu Ming memastikan seluruh keluarganya di China mendukung pernikahan tersebut.
“Semua keluarga mendukung,” tegasnya.
Komitmen Liu Ming tidak berhenti sampai di situ.
Ia berjanji akan terus mendalami ajaran Islam demi membangun rumah tangga yang harmonis.
“Saya akan belajar agama Islam demi menjalin rumah tanggan yang sakinah mawadah warohmah,” janjinya.
Usai resepsi pernikahan, Devi berencana ikut suaminya menetap di China.
“Insya Allah setelah menikah saya ikut ke China,” tuturnya.
Rangkaian pernikahan pasangan ini akan berlanjut pada 17 Januari 2026.
Prosesi adat Bugis dijadwalkan digelar di rumah Devi dan diperkirakan akan kembali menyita perhatian publik. (*)
Penulis : Risanti

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.