PARAPUANG.com – Konflik antara Doktif dan Richard Lee kembali menjadi sorotan publik dan kian memanas setelah keduanya sama-sama berstatus tersangka dan saling melaporkan ke kepolisian.
Perseteruan bermula saat Dokter Detektif atau Doktif melaporkan Richard Lee ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Laporan itu dibalas Richard Lee yang melayangkan aduan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik.
Richard Lee diketahui telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1). Pemeriksaan tersebut tidak berjalan tuntas karena alasan kesehatan yang disampaikan pihak Richard Lee kepada penyidik.
Situasi semakin memanas ketika Doktif menegaskan tidak akan membuka ruang damai meski sama-sama sudah menyandang status tersangka.
Ia mengaku sempat diajak berdiskusi oleh kuasa hukum Richard Lee terkait kemungkinan saling mencabut laporan.
“Tadi juga sempat ada perbincangan dari Bang Jefry (kuasa hukum Richard Lee), ‘Mungkin nggak Dok, kalau misalnya saling cabut? Doktif cabut di PMJ (Polda Metro Jaya), kita nanti cabut di Jakarta Selatan’. Langsung jawaban Doktif ora sudi!,” ujar Doktif saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis, Januari 2026 dini hari.
Doktif menilai laporan balik tersebut sebagai bentuk tekanan agar dirinya mencabut laporan awal.
Ia menegaskan langkah hukum yang diambil tidak akan berubah meski sudah ditetapkan sebagai tersangka.
“Jangan karena kamu buru-buru menetapkan Doktif TSK (tersangka) UU ITE di Polres Jakarta Selatan, kamu berharap Doktif akan mencabut PMJ. Jangan berharap itu terjadi, itu hanya angan-angan kamu, DRL. Tidak akan pernah terjadi. Maaf Bang Jefry, ora sudi,” tegasnya.
Doktif juga menyinggung bahwa konflik ini bermula dari upayanya mengingatkan Richard Lee agar tidak melakukan perlawanan karena dinilai berada di posisi yang salah.
Namun, menurutnya, serangan justru terus berlanjut.
“Doktif muncul dari awal, Doktif meminta dia untuk tidak melawan karena dia salah.
Tapi yang dia lakukan terus-menerus menyerang Doktif, bahkan tangan kanannya sekalipun, Hans, terus menyerang Doktif hingga kemarin,” sambungnya.
Sebagai penutup, Doktif meminta Richard Lee menjalani proses hukum yang sedang berjalan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara terbuka di hadapan publik.
“Sekarang pertanggungjawabkan, jalani saja prosesnya. Nanti akan dipanggil kembali, Doktif berharap kamu akan ditahan untuk next panggilan berikutnya. Jalani saja prosesnya karena ini akan diawasi oleh masyarakat. Kita enak bongkarnya di pengadilan!,” pungkasnya. (*)
Penulis : Alin Imani

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.