“Semoga kegiatan hari ini menjadi awal yang baik untuk kita bekerjasama melaksanakan program-program kerja yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kota Makassar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Hubdam XIV Hasanuddin, Kolonel CKE I Gusti Ngurah S, SE menuturkan bahwa kegiatan ini sangat menarik untuk melestarikan budaya lokal agar tetap terjaga kelestariannya.

“Tentu kita tidak ingin, anak-anak kita hanya hapal lagu barat, Korea, India, mereka seharusnya lebih mengenal lagu-lagu Makassar, lomba ini salah satu cara memotifasi mereka untuk mempelajari dan menghapal lagu daerah,” jelasnya.

Dirinya meminta kepada para peserta kiranya dapat mejadi influencer di lingkungan sekolah masing-masing dengan mengenalkan lagu-lagu daerah kepada teman-teman.

Baca Juga :  3 Organisasi Perempuan yang Diketuai Melinda Aksa, Kolaborasi Gelar Senam Sehat di Summarecon Makassar

“Di sekolah, sering-seringlah menyanyikan lagu daerah, supaya teman-temannya juga bisa mendengar dan ikut menyukainya,” pintanya.

Kepala SMK Publik Makassar, Hendry Yunan, SH., SE mengatakan rasa hormat dan terima kasihnya kepada Hubdam XIV Hasanuddin yang selama 6 (enam) bulan ini sudah aktif bekerjasama dengan SMK Publik.

“Selain kerjasama penyelenggaraan lomba hari ini, kami juga dibantu dengan adanya pengajar eksternal dari Hubdam XIV Hasanuddin yang mengajarkan mata pelajaran teknik komputer dan jaringan di SMK Publik Makassar,” bebernya.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang turut hadir menyaksikan lomba berlangsung.

Tak hanya menampilkan kompetisi menyanyi, panitia juga mengemas kegiatan dengan pameran UMKM, pertunjukan tari kreasi dari Sanggar Seni Balla Riang dan penampilan dari bintang tamu Iwan Tompo.

Baca Juga :  Promo September Glow Up Astri Clinic: Facial Premium hingga Paket Glowing Diskon Besar

Pemenang lomba diumumkan di akhir acara, dengan hadiah berupa trofi.

DPC PIM Kota Makassar berencana menjadikan lomba ini sebagai agenda tahunan dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar kegiatan berikutnya lebih meriah dan peserta yang lebih banyak.

Dengan langkah ini, DPC PIM Kota Makassar ingin membuktikan bahwa melestarikan budaya bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan inspiratif.(*)

Penulis : Nurwahida