Lebih dari sekadar ratu kecantikan, Vina hadir membawa misi nyata: advokasi pemberdayaan perempuan dan kepedulian lingkungan.

Perempuan berparas cantik ini lahir di Medan, 26 April 1999, ia berasal dari keluarga Batak dan menganut agama Kristen.

Masa kecilnya sempat dihabiskan di Kalimantan, yang kelak membentuk kepeduliannya terhadap isu lingkungan dan alam.

Pendidikan manajemen di President University yang ditempuhnya pun menjadi modal penting dalam mengembangkan bisnis, terutama di bidang properti.

Saat ini, ia juga aktif sebagai pengusaha, anggota HIPMI dan KEIND, sekaligus public speaker dan MC profesional.

Perjalanan Vina di dunia pageant diawali dengan gelar Putri Tenun dan Songket Indonesia 2022.

Prestasi itu membuka pintu baginya untuk tampil di kontes kecantikan bergengsi.
Popularitasnya semakin meroket, terbukti dari jumlah pengikut Instagram yang kini menembus lebih dari 931 ribu followers.

Baca Juga :  Sushila Karki Dilantik Jadi PM Sementara Nepal, Sejarah Baru di Tengah Gejolak

Selain dunia kecantikan, Vina aktif menggerakkan program sosial.

Ia pernah menjadi Global Goals Youth Ambassador, menggagas penanaman mangrove, hingga menyosialisasikan hidroponik untuk ibu rumah tangga.

Vina juga dikenal energik dengan hobi traveling, berkuda, snorkeling, hingga menembak.

Dengan dukungan Yayasan Mahadaya Kemilau Gemintang di bawah arahan Jorenzo Jonathan, langkah Vina di Miss Grand International 2025 diyakini akan semakin kuat.

Kehadirannya bukan hanya soal paras cantik, melainkan juga tentang kecerdasan, visi, dan aksi nyata.

Kemenangan Vina Anggi Sitorus menjadi bukti bahwa kecantikan sejati lahir dari kombinasi penampilan, kepedulian dan kontribusi bagi masyarakat.

Tak heran jika dirinya kini digadang-gadang sebagai sosok inspiratif bagi generasi muda Indonesia. (*)

Baca Juga :  Perjalanan Prof Nurlina Subair Sang Pejuang Ilmu, Perempuan Tangguh Penyintas Kanker Payudara

Penulis : Alin Imani