“Sebagai pembina Pramuka, kami siap memastikan kegiatan ini berkesinambungan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan pramuka mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan rasa percaya diri yang penting untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi cermin komitmen pemerintah dalam mengutamakan pendekatan pembinaan dibanding semata pemidanaan.
Warga binaan diharapkan lebih siap beradaptasi, diterima masyarakat, serta mampu menatap masa depan yang lebih baik.
“Sehingga selepas dari pembinaan di sini, mereka bisa kembali ke masyarakat secara utuh, diterima, dan siap berkontribusi,” pungkas Fatmawati.
Upacara pembukaan turut dihadiri Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulsel Rudy F. Sianturi, Kalapas Kelas I Makassar Sutarno, serta 25 kepala UPT Pemasyarakatan se-Sulsel.
Bertindak sebagai komandan upacara adalah M. Romadlon Afwan. (*)
Penulis : Dwi Ayu Artantiati Putri

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.