“Kita sudah punya regulasi dan program afirmatif, banyak perempuan kini menduduki posisi strategis. Tinggal bagaimana kita menyiapkan kapasitas diri,” jelasnya.
Politisi Partai Nasdem itu juga memberi pesan khusus kepada kader HMI, terutama perempuan, untuk berani bermimpi besar dan menjadi pengambil keputusan.
“Perempuan harus jadi pengambil keputusan, bukan sekadar pelengkap struktur, kenali potensimu dan ambil peran,” tegasnya.
Sesi ini berlangsung interaktif dan mendapat respons positif. Rahmatila Antula, peserta dari IAIN Sultan Amai Gorontalo, mengaku terinspirasi oleh gaya komunikasi Fatmawati Rusdi yang dianggap membumi dan penuh empati.
Ketua HMI Cabang Makassar, Sarah Agus Salim, yang juga perempuan pertama memimpin cabang tersebut, menilai kehadiran Fatmawati sebagai bentuk afirmasi kuat terhadap kepemimpinan perempuan.
“Sejarah Bugis-Makassar mencatat banyak perempuan hebat. Kini giliran kami melanjutkan jejak itu,” katanya.
Festival Perkaderan HMI ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kesadaran gender dan mendorong kader perempuan tampil sebagai pemimpin masa depan.(*)
Penulis : Risanti

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.