PARAPUANG.com – Politisi perempuan asal Sulawesi Selatan (Sulsel) dr. Felicitas Tallulembang, kembali terpilih sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk kedua kalinya.

Penentuan dr. Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independen BSI diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat, 16 Mei 2025.

Menariknya dalam RUPTS kali ini, Felicitas Tallulembang menjadi satu-satunya anggota dewan komisaris yang tetap melanjutkan jabatannya, sementara posisi lainnya mengalami perubahan.

Sebelumnya, perempuan kelahiran Rantepao, 6 November 1959 telah menjabat Komisaris Independen sejak RUPTS, 17 Mei 2024 lalu yang sempat menuai kontroversi yang signifikan, terutama terkait dengan reaksi dari organisasi masyarakat Islam, Muhammadiyah.

Sebelum pengangkatan Felicitas Tallulembang, Muhammadiyah telah mengusulkan dua nama untuk posisi strategis di BSI, yakni Abdul Mu’ti sebagai calon komisaris dan Jaih Mubarak sebagai calon anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS), namun, usulan ini tidak diakomodasi oleh BSI.

Baca Juga :  Iptu Andi Sriulva Baso Paduppa, Polwan 'Meja Tanpa Laci' Peraih Hoegeng Awards 2025

Akibatnya, Muhammadiyah menarik dana simpanannya dari BSI, yang dilaporkan mencapai sekitar Rp13 hingga Rp15 triliun.

Karir Politik Felicitas Tallulembang

Sebelum berkarier di dunia politik, Felicitas Tallulembang berkiprah di dunia kesehatan sebagai dokter dan birokrat.