PARAPUANG.com – Setelah lampu padam dan tubuh larut ke dalam tidur, sebagian orang, terutama perempuan sering mengalami sensasi yang disebut ketindihan, di mana tubuh tidak bisa digerakkan sementara kesadaran masih menyala.

Muncul pula halusinasi visual atau suara yang terasa nyata, banyak yang mengaitkan fenomena ini dengan gangguan makhluk halus, tetapi apakah hal itu benar?

Secara medis, ketindihan disebut sleep paralysis, yaitu ketidakmampuan menggerakkan otot sementara tubuh bangun dari tidur REM.

Fenomena ini umum sekitar 7,6% populasi umum pernah mengalaminya, bahkan mencapai 28,3% pada mahasiswa dan 31,9% pada pasien psikiatri.

Studi global melaporkan rentang antara 2–60% karena perbedaan populasi dan metode diagnosis .

Baca Juga :  7 Barang di Rumah Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Perempuan Wajib Tahu

Dalam meta-analisis terbaru, prevalensi ketindihan pada perempuan sedikit lebih tinggi (18,9%) dibanding laki-laki (15,9%).

Faktor penyebabnya multifaktorial, stres, gangguan tidur (insomnia), kondisi seperti sleep apnea, gangguan kecemasan, atau depresi.