PARAPUANG.com, Makassar – Pelatihan pembuatan roti ekonomis dan sehat menjadi langkah nyata Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulawesi Selatan, untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan pemberdayaan perempuan.
Pelatihan berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Cafe Rempah Rasa, Jalan Tupai No. 53, Makassar.
Sekitar 80 peserta hadir, berasal dari pengurus DPD IWAPI Sulsel, DPC IWAPI Kabupaten Maros, sahabat IWAPI, pelaku UMKM, ibu-ibu komunitas orang tua anak down syndrome, serta perempuan dari komunitas kampung nelayan.
Program ini dirancang aplikatif dan mudah dipraktikkan, dimana fokusnya bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan yang berkelanjutan.
Ketua DPD IWAPI Sulsel, Dr. Apt. Hj. Ainun Jariah, S. Farm., M. Kes menegaskan pelatihan ini mengajarkan cara membuat roti yang sehat, bergizi, lezat, dan terjangkau. Nilai tambah utamanya terletak pada potensi usaha yang bisa dikembangkan dari rumah.
“Kami berharap keterampilan yang diperoleh hari ini dapat menjadi modal awal bagi para peserta untuk berkreasi, berinovasi, dan mengembangkan usaha kecil yang berkelanjutan dari rumah,” ujarnya.
Ainun Jariah meyakini perempuan yang berdaya memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat.
“Melalui peningkatan skill seperti ini, kita ingin mendorong kemandirian, menumbuhkan semangat wirausaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga,” terangnya.
Konsep ekonomis menjadi keunggulan utama pelatihan ini karena bahan baku mudah ditemukan dan tidak membutuhkan modal besar, sehingga ramah bagi pemula.
“Keterampilan ini diharapkan membuka peluang usaha baru bagi para ibu, dimana roti yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sarapan anak-anak dan keluarga, sekaligus menjadi produk potensial untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo,” jelasnya.
Sementara itu, Nuraeni salah seorang peserta dari komunitas kampung nelayan menuturkan bahwa dirinya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada IWAPI Sulsel atas terselenggaranya pelatihan ini.
“Kegiatan ini tentu saja sangat bermanfaat bagi kami karena ilmunya sederhana, mudah dipraktikkan, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan ibu-ibu di rumah,” ucapnya.
Menurutnya, pelatihan ini membuka wawasan bahwa dengan bahan yang terjangkau, bisa menghasilkan produk roti yang sehat dan memiliki nilai jual.
“Ini menjadi penyemangat baru bagi kami untuk lebih kreatif dan berani mencoba usaha kecil demi membantu perekonomian keluarga,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak ibu-ibu, khususnya dari kampung nelayan, yang mendapatkan kesempatan belajar, mandiri secara ekonomi, dan merasa lebih percaya diri untuk berkarya.
Guna mendukung keberlanjutan usaha peserta, IWAPI menggandeng Signora sebagai mitra penyedia peralatan pembuatan roti.
Fasilitas pembayaran secara cicilan diberikan agar peserta dapat memulai usaha tanpa beban biaya besar.
Pelatihan ini menegaskan komitmen IWAPI Sulsel dalam memberdayakan perempuan.
Keterampilan sederhana, jika dikelola dengan tepat, diyakini mampu menjadi sumber penghasilan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. (*)
Penulis : Nurwahida

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.