PARAPUANG.com, Makassar – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait lambatnya akses dalam sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Gangguan ini terjadi akibat lonjakan pengunjung yang mengakses portal pendaftaran secara bersamaan, terutama untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan memperpanjang masa pendaftaran jalur domisili.

Kebijakan ini diambil demi menjamin seluruh calon peserta didik tetap dapat mengakses layanan pendidikan secara adil.

“Ini bentuk komitmen kami untuk menjamin hak masyarakat mendapatkan akses pendidikan, tanpa hambatan teknis,” jelasnya saat ditemui, Senin, 30 Juni 2025.

Baca Juga :  Kepuasan Publik Makassar 80,1 Persen, Hj Umiyati Apresiasi Kinerja Munafri–Aliyah

Menurut Achi Soleman, keterlambatan terjadi karena server menerima lonjakan trafik luar biasa dari pendaftar SD dan SMP yang mengakses di waktu bersamaan, sehingga meskipun sistem masih berjalan, kecepatannya menurun signifikan.

“Overload ini terjadi karena pengumuman jalur domisili SD dan pembukaan pendaftaran SMP dilakukan pada hari yang sama. Akibatnya, server melambat, tapi sistem tetap aman,” ujarnya.