PARAPUANG.com, Makassar – Dalam rangka milad ke-6, Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar seminar kesehatan bertema “Pencegahan Dini Kanker Payudara untuk Ibu dan Calon Ibu” pada Rabu, 16 Juli 2025, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Dra. Nurlina Subair, M.Si, Guru Besar Ilmu Sosiologi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar sebagai pemateri utama.

Dalam paparannya yang bertajuk “Deteksi Dini Kanker pada Perempuan: Menuju Indonesia Bebas Kanker 2030”, Prof. Nurlina menekankan pentingnya kesadaran deteksi dini bagi perempuan.

“Deteksi dini meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan biaya pengobatan secara signifikan, terutama pada stadium awal,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa tiga jenis kanker paling umum pada perempuan di Indonesia adalah kanker serviks, kanker payudara, dan kanker ovarium.

Baca Juga :  Prof Nurlina Subair Bahas Isu Kanker dan Program Makassar Mulia Bersama Konsul Australia

Dari ketiganya, kanker serviks menjadi penyebab utama kematian perempuan di Indonesia, sedangkan kanker ovarium sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut.

Untuk pencegahan kanker serviks, Prof. Nurlina merekomendasikan tiga metode pemeriksaan, yakni; yakni pap smear (pemeriksaan rutin sel serviks), IVA (metode sederhana di fasilitas kesehatan primer) dan Tes HPV DNA.

“Sementara itu, deteksi kanker payudara bisa dilakukan dengan, SADARI (Periksa Payudara Sendiri), SADANIS (Periksa Payudara secara Klinis oleh Tenaga Medis) dan Mammografi menggunakan teknologi sinar-X,” sebutnya.