Menurutnya, untuk menghindari kanker setiap orang utamanya perempuan harus menerapkan gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin olahraga dan hindari merokok serta minuman beralkohol.
“Selain itu, kita juga harus pandai mengelolah stres dengan teknik relaksasi,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Prof. Nurlina juga membagikan kisah perjuangan pribadinya sebagai penyintas kanker payudara.
“Pada 2012 saya didiagnosis kanker payudara stadium awal, rasa takut menyelimuti, namun saya memilih untuk melawan dan tetap menyelesaikan studi doktor saya,” kenangnya.
Pengalaman itu justru menjadi titik balik yang membawanya mendirikan Makassar Cancer Care Community (MCCC), komunitas yang memberikan edukasi, motivasi, dan dukungan kepada para pasien kanker.
“Perjuangan saya bukan hanya untuk sembuh, tetapi juga untuk membantu sesama agar tak menyerah dengan penyakit ini,” tutupnya penuh haru.
Sementara itu, Ketua KICI Sulsel, Andi Asfianti Syamsul Alam mengatakan bahwa Milad ke-6 ini menjadi momentum untuk berbuat lebih banyak lagi utamanya bagi pemberdayaan perempuan dan anak-anak.
“Kegiatan yang kami lakukan seperti sosialisasi stanting, literasi, aktivitas sosial lainnya,” sebutnya.
Milad ke-6 KICI juga dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi. (*)
Penulis : Nurwahida

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.