PARAPUANG.com, Makassar – Komunitas Jameela Hijab Community mendapat kehormatan untuk menyaksikan special screening film ‘Mengejar Restu’, Selasa, 2 Desember 2025 di XXI Trans Studio Mal Makassar.
Film garapan sutradara Puadin Redi tersebut menampilkan deretan bintang populer seperti Anantya Kirana, Dimas Seto, Dini Aminarti, Hengky Tornando, Baby Zelvia, Ricky Perdana, Rezky Aditya, Arkhanta Zayyan Nouvaro, Citra Kirana, hingga Arie K. Untung.
Cerita yang disajikan mengangkat dinamika seorang ibu rumah tangga yang berjuang mempertahankan keluarga di tengah badai kehidupan serta pilihan-pilihan sulit yang harus ia ambil.
Kisahnya menyentuh karena menghadirkan realitas bagaimana cinta, tanggung jawab, dan pengorbanan sering kali menempatkan perempuan pada persimpangan yang tidak mudah.
Nuansa emosional inilah yang membuat penonton merasa dekat dengan karakter utama.
Ketua Jameela Hijab Community, Andi Anti Aka menjelaskan bahwa kehadiran mereka pada pemutaran awal ini merupakan bentuk dukungan terhadap karya anak bangsa.
“Alhamdulillah, kami berkesempatan mengajak 184 tamu khusus untuk menyaksikan film ini lebih awal, sebelum resmi tayang serentak di bioskop pada 11 Desember 2025 mendatang,” tuturnya.
Menurutnya, film produksi Bahagia Pictures ini membawa pesan hangat tentang keluarga, terutama bagi para ibu yang kerap berada di pusat perjuangan rumah tangga.
“Itulah sebabnya Jameela Hijab Community merasa penting untuk terlibat, karena nilai-nilai dalam film ini sejalan dengan semangat kami dalam menguatkan perempuan agar tetap berdaya, berempati, dan dekat dengan keluarga serta ikhlas dalam menjalani kehidupan sesuai dengan value masing-masing,” jelasnya.
Andi Anti Aka menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang inspirasi bersama.

Banyak penonton terlihat emosional hingga menitikkan air mata selama film berlangsung.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama para perempuan untuk menyaksikan film Mengejar Restu, karena di dalamnya tersimpan banyak pelajaran hidup yang hangat dan relevan, kisah yang tidak hanya mengajak kita merenung, tetapi juga memberi kekuatan. Semoga film ini menjadi ruang bagi kita semua untuk belajar, merasakan, dan kembali mengingat apa yang benar-benar berarti dalam hidup,” ucapnya. (*)
Penulis : Nurwahida

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.