PARAPUANG.com – Jerawat bukan hanya soal kulit, tapi juga terkait apa yang kita konsumsi.

Menurut Dr. Tronny Astriningdyah, M. Kes (A3M), dipl. AAAM ada lima jenis makanan berikut sebaiknya dihindari saat kamu mengalami jerawat:

1. Gorengan

    Gorengan kaya lemak jenuh dan minyak teroksidasi yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit, menyumbat pori, dan memicu peradangan serta jerawat.

    Banyak studi menyebut makanan berminyak dan fast food sebagai pemicu jerawat karena sifat pro-neoplastiknya.

    “Sebaiknya batasi gorengan dan makanan berminyak, pilih metode masak panggang, kukus atau rebus,” ujar dr Tronny.

    2. Roti (tepung putih/gluten)

    Roti putih atau roti bertepung tinggi gluten masuk kategori karbohidrat berindeks glikemik tinggi, yang bisa memicu lonjakan insulin dan IGF‑1.

      Baca Juga :  Detoks Digital, Cara Jitu Menjaga Kesehatan Mental Remaja dari Media Sosial

      IGF-1 merupakan hormon yang merangsang produksi sebum dan komedo

      “Kurangi konsumsi roti putih dan gluten tinggi, pilih roti gandum utuh atau karbohidrat rendah GI seperti oats,” katanya.

      3. Cokelat

        Cokelat, khususnya yang mengandung gula dan susu, sering dikaitkan dengan jerawat.

        Lemak dan gula dalam cokelat mendorong peradangan dan respon imun terhadap bakteri penyebab jerawat (P. acnes).

        “Bagi penggemar coklat bisa mengganti cokelat manis dengan dark chocolate minimal 70% kakao jika ingin tetap makan cokelat,” sarannya.

        4. Kulit Ayam

          Kulit ayam kaya lemak jenuh, yang dapat memperburuk kondisi jerawat.

          Asupan lemak jenuh berlebihan meningkatkan produksi sebum dan potensi obstruksi folikel rambut

          Baca Juga :  7 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan Perempuan, Dari Usus hingga Gula Darah

          “Hindari kulit ayam dan daging berlemak, pilih daging tanpa lemak atau sumber protein nabati,” ucap dr Tronny.

          5. Daging Berlemak

            Daging, terutama yang berlemak, juga termasuk faktor risiko jerawat.

            Protein hewani tingkat tinggi dan hormon atau antibiotik dalam daging olahan bisa mengganggu keseimbangan hormon kulit atau memicu peradangan

            “Perhatikan pola makan secara keseluruhan, usahakan lebih banyak sayur, buah, ikan, kacang-kacangan, serta kecukupan air,” ungkapnya.

            Menghindari makanan-makanan tersebut bisa membantu menenangkan kulit dan mempercepat proses penyembuhan jerawat.

            Namun, setiap tubuh memiliki keunikan masing-masing dr. Tronny menyarankan untuk konsultasi dengan ahli gizi atau dermatolog jika jerawat parah atau menetap.

            Konsultasi bisa dilakukan di Klinik Astri dan Medical Spa, Jl. Mapala Raya No. 24-25 Makassar. (*)

            Baca Juga :  Dokter Tronny Astriningdyah Ingatkan Pentingnya Cuci Muka Setiap Hari

            Penulis : Nurwahida