Ia juga memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan dari semua pihak, terutama petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota.

“PKK ingin menjadi bagian dari gerakan positif ini. Kami percaya, ibu-ibu juga punya peran besar dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” lanjutnya.

Melinda Aksa menegaskan bahwa pengurus TP PKK Kota Makassar akan terus mendukung program-program Pemkot, khususnya yang menyentuh aspek pembinaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Ia berharap kegiatan Jumat Bersih bisa menjadi budaya baru yang tumbuh dari kesadaran warga.

“Karakter cinta lingkungan harus dibentuk sejak dini, dimulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan atau menjaga kebersihan halaman rumah,” tambahnya.

Baca Juga :  Diplomasi Wisata, Aliyah Mustika Ilham Wakili Makassar di Selangor Tourism Awards 2025

Di tempat yang sama, Munafri Arifuddin menuturkan bahwa Jumat Bersih merupakan upaya strategis pemerintah untuk membangun kolaborasi lintas sektor demi menjaga kebersihan kota.

“Makassar adalah rumah bersama yang harus kita rawat, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kolaborasi dari komunitas, organisasi seperti PKK, hingga masyarakat umum sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini pun mengapresiasi peran aktif TP PKK Kota Makassar yang dinilainya selalu hadir dalam setiap gerakan sosial dan pembangunan karakter warga.

“PKK adalah motor penggerak yang sangat penting. Peran ibu-ibu dalam membangun kesadaran masyarakat itu luar biasa,” tutupnya.(*)

Penulis : Dwi Ayu Artantiati Putri