PARAPUANG.com, Bulukumba – Sebanyak 23 orang pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Wanita Karya (HWK) Provinsi Sulawesi Selatan mengunjungi Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Tenun di Kabupaten Bulukumba, Senin, 21 Juli 2025.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat sinergi pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM berbasis budaya lokal.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD HWK Sulsel, Andi Astuti Attas, menyambangi pusat produksi tenun tradisional khas Bulukumba, seperti Tenun Lipa’ Sabbe yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal.

“Kita berkesempatan menyaksikan langsung proses pembuatan kain tenun, dari pemintalan benang hingga menjadi lembaran kain indah bermotif perahu pinisi, ini pengalaman berharga bagi kami semua,” ungkapnya.

Baca Juga :  HUT IWAPI ke-51 Tekankan Transformasi Digital Pengusaha Wanita dan Kolaborasi Lintas Sektor

Andi Astuti Attas juga menekankan bahwa kain tenun Bulukumba memiliki keunikan tersendiri yang mencerminkan identitas budaya masyarakat “Bumi Panrita Lopi”.

Menurutnya, kerajinan ini bukan hanya produk ekonomi, tapi juga warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan.

Kehadiran pengurus DPD HWK Sulsel ini bertujuan untuk menggali potensi UMKM perempuan, memperluas jejaring usaha, serta membuka peluang kolaborasi antardaerah.