PARAPUANG.com, Makassar – Pengurus Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Cabang Makassar periode 2025–2028 resmi dilantik di Acacia Hall, Hotel Claro Makassar, Minggu, 5 Okotober 2025.

Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan Prof. dr. Rahmawati Minhajat, PhD, SpPD, KHOM, FINASIM, yang dipercaya memimpin organisasi profesi tersebut menggantikan Prof. Dr. dr. Syahrul Rauf, SpOG, Subsp. Onk.

Dalam sambutannya, Prof dr Rahmawati Minhajat menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum awal pengabdian untuk memperkuat peran POI dalam penanganan kanker di Indonesia khususnya di Makassar.

“Sebagai keluarga besar POI, kita memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk meningkatkan pelayanan, pendidikan, dan penelitian di bidang onkologi. Kita harus memperkuat jejaring antar sejawat agar dapat memberi kontribusi nyata bagi peningkatan penanganan kanker, khususnya di wilayah Makassar,” ujarnya.

Baca Juga :  Membanggakan, Kris Dayanti Raih Medali Perak pada Kejuaraan Dunia Wushu 2025 di Cina

Ia juga menyoroti kompleksitas tantangan di bidang onkologi, mulai dari peningkatan angka kejadian kanker, keterbatasan akses layanan, hingga kebutuhan terapi yang efektif namun terjangkau.

“Mari bersama-sama menjadikan POI Makassar sebagai wadah yang solid, inklusif dan progresif. Kita harus mengedepankan kolaborasi, inovasi dan semangat kebersamaan agar berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PP POI, Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD, KHOM, turut menyampaikan apresiasi dan harapan agar pengurus baru dapat menghadirkan inovasi dalam upaya pencegahan dan penanganan kanker di Makassar.

“Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia maupun di Indonesia, penanganannya membutuhkan pendekatan klinis yang terpadu dan lintas disiplin,” katanya.

Baca Juga :  Cinta Laura Soroti Kesenjangan Upah, Sindir Pejabat dengan Pesan Menohok

Menurutnya, perawatan pasien kanker memerlukan biaya dan sumber daya besar, sehingga kerja sama antarspesialis menjadi kunci utama keberhasilan penanganan kanker.

“Dari deteksi dini, diagnosis, terapi, manajemen komplikasi dan rehabilitasi atau paliatif, penanganan kanker memerlukan tim yang solid dan terintegrasi,” sebutnya.

Acara pelantikan juga dirangkaikan dengan pemaparan rencana kerja pengurus POI Cabang Makassar periode 2025–2028 serta sesi diskusi ilmiah.

Sejumlah tokoh hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Sekretaris POI Pusat Dr. dr. Eko, SpPD, KHOM, Wakil Ketua II IDI Wilayah Sulsel Dr. dr. Bachtiar Baso, MKes, serta para guru besar dan dokter spesialis onkologi dari berbagai institusi di Makassar. (*)

Penulis : Nurwahida

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Perkuat Diplomasi Hijau Makassar di Forum CityNet Asia Pasifik 2025