PARAPUANG.com, Makassar – Guru besar Sosiologi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Prof. Dr. Dra. Nurlina Subair, M.Si, mendapat kehormatan berharga untuk berdiskusi langsung dengan Konsul Australia di Makassar, Dr. Alex Stephen.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini digelar di Kantor Konsulat Jenderal Australia, Wisma Kalla lantai 7, pada Kamis, 6 November 2025.

Prof Nurlina Subair mengungkapkan bahwa beberapa hari lalu dirinya mendapatkan undangan bertemu dengan Dr. Alex Stephen untuk berdiskusi banyak hal.

Dalam diskusi yang berlangsung santai namun bermakna, ia diminta berbagi pengalaman sebagai warga Makassar yang pernah menetap di Australia selama mengikuti program akademik Sandwich dari Universitas Negeri Makassar.

“Beliau tertarik mendengar cerita saya tentang kehidupan di Australia dan pengalaman pribadi saya sebagai penyintas kanker,” ujarnya.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Nobar Film Uang Passolo, Dukung Sineas Lokal Makassar

Selain pengalaman akademik, perbincangan juga menyinggung kiprahnya sebagai Ketua Makassar Cancer Care Community (MC3), komunitas yang aktif dalam advokasi dan pendampingan pasien kanker, khususnya perempuan.

“Dr. Alex ingin tahu kegiatan apa saja yang kami lakukan untuk membantu pasien kanker di Makassar,” tuturnya.

Ia kemudian memaparkan berbagai program MC3, mulai dari advokasi bersama Komisi IX DPR RI agar obat kanker bisa ditanggung pemerintah, hingga patient navigation, yakni pendataan dan pendampingan pasien kanker di berbagai rumah sakit.

Kemudian, MC3 juga rutin melakukan kunjungan, memberikan motivasi, dan bantuan sosial bagi pasien yang dirawat di rumah maupun di berbagai fasilitas kesehatan.

Tak hanya itu, Dr. Alex Stephen juga meminta pandangan Prof Nurlina terkait program unggulan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifudin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

Baca Juga :  Prof Farida Patittingi Ditunjuk Jadi Plh Rektor UNM Gantikan Prof Karta Jayadi

“Sebagai salah satu tim ahli wali kota di bidang sosial, saya juga diminta menyampaikan pandangan terkait program ‘Mulia’,” ucapnya

Perempuan yang akrab disapa Nonong itu menjelaskan secara rinci 7 (tujuh) program prioritas Pemkot Makassar, yakni: Seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP, sambungan PDAM gratis untuk warga yang belum menikmati air bersih.

Jaminan sosial bagi pekerja rentan bekerja sama dengan BPJS, pembangunan stadion baru untuk mendukung aktivitas olahraga.

Super Apps Lontara+ sebagai layanan publik digital terpadu, program iuran sampah gratis yang sudah berjalan sejak Juli lalu dan penguatan kolaborasi masyarakat dan pemerintah demi pelayanan publik yang lebih baik.

Tak berhenti disitu, Dr. Alex juga menanyakan terkait perkembangan produk-produk UMKM Kota Makassar.

Baca Juga :  Melinda Aksa Bersama Pengurus TP PKK Makassar Ikut Gotong Royong Jumat Bersih di Pantai Losari

“Saya memaparkan sejumlah produk unggulan yang ada saat ini baik itu dari kriya maupun kuliner, kebetulan saya tahu karena selama ini saya juga aktif sebagai pengurus PKK Kota Makassar” terangnya. a.

Pertemuan penuh keakraban ini turut dihadiri salah seorang staf Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Lulu A. Purnamasari. (*)

Penulis : Nurwahida