“Perempuan adalah motor penggerak ekonomi keluarga. Jika mereka cakap secara digital dan finansial, maka ekonomi lokal pun akan semakin kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Melinda menilai sosialisasi ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kapasitas perempuan Makassar, agar lebih siap dan mandiri dalam mengelola keuangan rumah tangga dengan pendekatan yang modern dan berbasis teknologi.

“Dengan semangat Kartini, mari kita jadikan perempuan Makassar sebagai pelopor kemandirian finansial, yang cerdas secara digital dan tangguh secara ekonomi,” ucapnya.

Melinda berharap melalui kegiatan ini, para pengurus TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar dapat menjadi agen literasi digital dan keuangan di lingkungan masing-masing, sekaligus menjadi contoh nyata pemberdayaan perempuan di era digital.

Baca Juga :  Wali Kota Naili Trisal Tinjau GPM, Pastikan Harga Pangan Tetap Terkendali

“Dengan semangat kolaboratif dan dukungan semua pihak, literasi digital dan keuangan di kalangan perempuan Makassar diharapkan terus meningkat, demi terwujudnya keluarga yang mandiri secara ekonomi dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.