PARAPUANG.com – Sheila Marcia kembali mencuri perhatian publik setelah mengungkap perjalanan panjangnya menghapus tato yang menempel di tubuh.
Aktris berusia 36 tahun itu menegaskan bahwa proses pemudaran tato membutuhkan waktu bertahun-tahun dan tidak bisa selesai hanya dalam satu kali tindakan.
Sheila Marcia menjelaskan bahwa setiap warna tato memiliki tingkat kesulitan berbeda saat dihilangkan.
Warna hijau dan merah disebutnya sebagai yang paling menantang, sedangkan warna hitam lebih mudah dihapus.
Ia mencontohkan tato di lengannya yang sudah menjalani tiga kali terapi laser namun masih menyisakan jejak samar di kulit.
Meski begitu, komitmennya tetap teguh. “Pokoknya aku niat,” tegasnya.
Keputusan menghapus tato sepenuhnya datang dari dirinya sendiri.
Perempuan kelahiran 3 September 1989 itu menuturkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari keinginan untuk bertobat dan memperbaiki hubungan spiritualnya.
“Saya merasa perubahan yang saya alami merupakan bentuk bimbingan dari Tuhan yang membuat cara pandang saya terhadap hidup ikut bergeser,” akunya.
Perubahan itu, ia jalani secara bertahap dan melihat proses ini sebagai perjalanan batin yang membawa ketenangan baru.
“Tidak ada tekanan dari pihak keluarga mengenai penampilannya di masa lalu, justru keluarganya memilih fokus pada perkembangan positif yang tengah ia bangun,” bebernya.
Dukungan itu membuat istri Dj Dimas Akira itu semakin mantap melanjutkan langkah perubahan yang telah ia mulai. (*)
Penulis : Dwi Ayu Artantiati Putri

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.