PARAPUANG.com, Gowa – Bupati Kabupaten Gowa, Sitti Husniah Talenrang meminta kepada komite South East Asia Academic Mobility (SEAAM) agar membantu para siswa madrasah membuat riset berskala internasional.

Hal tersebut diutarakan Sitti Husniah Talenrang saat membuka pelaksanaan Madrasah Riset yang digelar SEAAM di Kawasan Ekowisata Butta Gowa Resort, Kecamatan Parangloe, Sabtu, 17 Mei 2025.

Sitti Husniah Talenrang mengatakan, kolaborasi lintas global seperti ini akan memberi dua dampak langsung.

Pertama, akses siswa ke fasilitas riset bertaraf internasional makin terbuka dan kedua adalah reputasi Kabupaten Gowa sebagai daerah yang ramah penelitian ikut terangkat.

“Kami ingin anak‑anak Gowa merasakan atmosfer akademik internasional tanpa harus menunggu lulus perguruan tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  Sitti Husniah Talenrang Impikan Gowa Kembali Jadi Kabupaten Layak Anak

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, anak-anak khususnya yang duduk di sekolah madrasah mendapatkan pengalaman berharga bertemu mentor profesional, menguji ide riset, menulis makalah, lalu mempresentasikannya di forum.

“Forum berkelanjutan seperti Madrasah Riset ini menurut saya mampu menjadi wadah katalis peningkatan kapasitas generasi muda, khususnya dalam bidang riset, sehingga pertemuan ilmiah seperti ini pasti dapat menghasilkan pertukaran ide yang produktif,” katanya.

Karena itu, perempuan kelahiran 20 Maret 1977 sebagai pucuk pimpinan di Kabupaten Gowa memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya Madrasah Riset sebagai komitmen dalam pengembangan kualitas pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, para peserta Madrasah Riset diberikan materi oleh para mentor akademisi lintas negara tentang bagaimana mencari ide penelitian yang kekinian, menulis, menemukan referensi yang relevan dan melaksanakan riset secara berkelompok.

Baca Juga :  Kamelia Tantu Respons Harapan Keluarga Korban Kebakaran Kantor DPRD Makassar Lewat Jalur PJLP

Sehingga, tidak menutup kemungkinan dalam kegiatan ini juga akan terjalin kolaborasi antar siswa madrasah dari berbagai sekolah, menciptakan riset terbarukan yang berskala Internasional.