“Sebagai perempuan, seringkali kita dihadapkan pada pilihan antara karier dan keluarga, namun kenyataannya, kita tidak hanya terikat pada satu peran, kita adalah pencipta, pengasuh, pemimpin, pemimpi dan semuanya hidup dalam diri kita,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Perempuan kelahiran Sukabumi, 1 Agustus 1980 juga menyebutkan bahwa sebagai muslimah, ia bangga bisa membawa sebuah cerita yang mungkin jarang terdengar.
“Untuk setiap perempuan yang mendengarkan, impianmu sah, jalanmu berharga, dan suaramu sangat berarti,” pesannya
Syahrini juga merasa terhormat menjadi bagian dari “Listen To Her Parole” sebuah panggung yang mewakili kisah para perempuan.
“Terima kasih UNESCO dan Princess Charlene Foundation, telah melihat bukan hanya siapa kami hari ini, tapi siapa yang sedang kami perjuangkan untuk menjadi lebih hebat,” terangnya.(*)
Penulis : Nurwahida

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.