PARAPUANG.com – Dunia tren anak muda di China tak pernah kehabisan ide unik.

Setelah tren minuman teh susu dan gaya busana eksentrik, kini muncul fenomena baru: tato gigi 3D.

Ya, tato gigi kini tengah populer di kalangan remaja Negeri Tirai Bambu karena dianggap sebagai cara baru mengekspresikan kepribadian dan gaya hidup.

Berbeda dari bayangan banyak orang, tato gigi bukan berarti melukai enamel gigi atau menyuntikkan tinta ke permukaannya.

Teknologi ini justru menggunakan mahkota gigi (dental crown) hasil cetak 3D printing, yang kemudian dipasangkan di atas gigi asli.

Bukan Sekadar Estetika, tapi Simbol Ekspresi Diri

Crown gigi tersebut bisa dihiasi berbagai desain sesuai keinginan penggunanya, mulai dari inisial nama pasangan, angka keberuntungan, gambar sepeda, hingga tulisan “menjadi kaya” dalam huruf Mandarin.

Baca Juga :  7 Strategi Syariah ala Ria Andriany RA untuk Lepas dari Jerat Utang Paylater

Saat tersenyum, desain itu terlihat jelas dan menjadi semacam “perhiasan mulut” yang mencuri perhatian.

Uniknya lagi, karena mahkota gigi bisa dilepas dan diganti kapan saja, fungsinya kini mirip aksesoris fesyen.

Sejumlah klinik gigi di berbagai kota besar China bahkan mulai menawarkan tato gigi ini sebagai layanan premium atau upgrade gratis.

Harga Mulai Rp2,3 Juta hingga Rp4,6 Juta

Mengutip laporan Vice, salah satu rumah sakit di Provinsi Guangdong mempromosikan layanan ini dengan slogan menarik:

“Crown gigi cetak 3D kami terbuat dari bahan aerospace, bisa diukir dengan kata atau pola favorit Anda.”

Rumah sakit tersebut memiliki cabang di Guangzhou dan Foshan. Menurut stafnya, biaya tato gigi berkisar antara 1.000–2.000 yuan, atau sekitar Rp 2,3–4,6 juta per gigi.

Baca Juga :  Sering Overbudget Saat Ramadhan? Ini 7 Cara Cerdas Hemat Belanja Tanpa Terasa Pelit

“Teknologi ini baru diperkenalkan awal tahun ini dan langsung diminati. Banyak pelanggan datang untuk mengukir simbol keberuntungan atau tulisan bermakna bagi mereka,” ujar salah satu perwakilan rumah sakit tersebut.

Pengalaman Pengguna: ‘Awalnya Aneh, Sekarang Malah Bangga’

Seorang perempuan asal Jinan, Provinsi Shandong, mengaku ikut mencoba tren tato gigi karena penasaran.

Ia memilih huruf ‘shen’ (慎) yang berarti “berhati-hati” dalam bahasa Mandarin.

“Awalnya terasa ada benda asing di mulut saya, tapi setelah setahun, saya sudah terbiasa. Malah sekarang saya merasa keren,” ujarnya sambil tertawa.

Fenomena ini menandakan bahwa dunia otomotif dan teknologi cetak 3D kini semakin dekat dengan dunia gaya hidup dan estetika tubuh.

Baca Juga :  Dari Cokelat ke Cash Flow, 5 Strategi Keuangan bagi UMKM Jelang Valentine versi Ria Andriany RA

Dari perhiasan hingga mahkota gigi, inovasi 3D printing terus membuka ruang ekspresi baru yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. (*)

Penulis : Nurwahida