PARAPUANG.com – Baru-baru ini, penyanyi Ashanty mencuri perhatian netizen karena membagikan pengalamannya menjalani puasa panjang selama 120 jam

Banyak yang penasaran, seperti apa puasa panjang atau yang diistilahkan prolonged fasting, apakah aman buat kesehatan?

Prolonged fasting adalah puasa yang dilakukan dalam jangka waktu lebih lama dari puasa pada umumnya, biasanya lebih dari 24 jam, bahkan bisa mencapai 48 hingga 72 jam.

Ashanty sendiri mengaku berhasil menjalankan puasa panjang selama 120 jam.

“Alhamdulillah aku berhasil puasa lima hari (120 jam),” ujar istri Anang Hermansyah pada video yang diunggahnya di Instagram pribadinya @ashanty_ash

Tujuannya adalah untuk detoks tubuh, memperbaiki sistem metabolisme, dan kadang digunakan sebagai bagian dari pola hidup sehat atau penurunan berat badan.

Baca Juga :  5 Cara Mengatasi Kulit Kering agar Wajah Tetap Glowing Alami Menurut dr Tronny Astriningdyah

“Selama puasa, aku hanya minum green tea yang 0 kalori dan juga minum air putih 2 liter minimal, karena aku minum tambahan air garam. Aku bisa minum (air garam) setengah liter. Jadi, itu 2,5 liter,” jelasnya.

Perempuan kelahiran Jakarta, 4 November 1983 menuturkan jika puasa panjang membantunya bisa terlepas dari konsumsi obat steroid.

Nah, ini penting! Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prolonged fasting dapat menurunkan kadar trigliserida, karena tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi saat simpanan glukosa habis.

Tapi, kalau dilakukan terlalu sering atau tanpa pengawasan, bisa berdampak sebaliknya, apalagi kalau kamu punya riwayat gangguan metabolik.