PARAPUANG.com – Di tengah perjalanan menanjak, sebagian pengendara utamanya perempuan memilih untuk mematikan AC mobil dengan alasan agar tenaga mesin tidak terbebani.
Praktik ini sudah menjadi semacam “mitos modern” yang banyak dipercaya.
Tapi, apakah benar mematikan AC saat tanjakan bisa membantu kinerja mobil? Berikut penjelasan para ahli otomotif.
Menurut Irwan Kuncoro, praktisi teknik mesin otomotif dari Universitas Negeri Yogyakarta, mematikan AC saat melewati tanjakan memang bisa sedikit mengurangi beban mesin.
Sebab, kompresor AC bekerja dengan menarik daya dari mesin, yang bisa mengurangi performa, terutama pada mobil dengan kapasitas mesin kecil.
Namun, Irwan menegaskan, pengaruhnya tidak signifikan pada mobil modern.
“Mobil sekarang sudah dilengkapi sistem manajemen mesin yang bisa menyesuaikan beban secara otomatis, jadi, menyalakan atau mematikan AC tidak terlalu berpengaruh pada tanjakan ringan-menengah,” jelasnya.
Sebuah studi dari SAE International (2023) mencatat bahwa pada mobil keluaran tahun 2015 ke atas, efisiensi konsumsi bahan bakar saat AC dinyalakan pada tanjakan hanya menurun sekitar 3-5% tergantung kondisi medan dan kecepatan.
Penurunan ini dianggap tidak berdampak besar terhadap performa mesin, apalagi jika mobil dalam kondisi baik dan bahan bakar berkualitas digunakan.
Kapan Perlu Mematikan AC?
Mematikan AC tetap disarankan jika Anda berkendara di tanjakan ekstrem atau menggunakan mobil lama dengan kapasitas mesin kecil di bawah 1.300 cc.
Beban dari kompresor memang bisa menyebabkan mobil tersendat atau bahkan mati mesin jika dipaksa naik tanjakan curam.
Namun pada mobil bertransmisi otomatis atau SUV modern, fitur seperti hill start assist dan power mode membantu mobil tetap bertenaga meski AC tetap menyala.
Ahli perawatan kendaraan, Dimas Prasetyo, menyebutkan bahwa sering mematikan dan menyalakan AC justru bisa memengaruhi usia kompresor.
“Lebih baik konsisten. Kalau memang perlu dimatikan, matikan untuk jangka waktu lama, jangan sebentar-sebentar. Itu bisa membuat sistem AC cepat rusak,” ujarnya. (*)
Penulis : Alin Imani

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.