PARAPUANG.com – Skin booster semakin populer sebagai cara non-bedah untuk memberi hidrasi instan, memperhalus tekstur kulit, dan merangsang produksi kolagen dan elastin khususnya di kalangan perempuan.

Namun, hasil maksimal barulah bisa didapat bila pasca-perawatan, ada perhatian khusus terhadap perawatan dan aktivitas harian.

Menurut dr Tronny Astriningdyah, M.Kes (A3M), dipl. AAAM, pemilik Astri Clinic and Medical Spa, perempuan sebaiknya menghindari 5 (lima) hal berikut setelah skin booster:

1. Terpapar sinar matahari langsung

    Paparan sinar UV baik ultraviolet A (UVA) maupun ultraviolet B (UVB) dapat merusak kolagen dan elastin, mempercepat foto-aging, serta meningkatkan risiko kulit kemerahan dan inflamasi.

    “Dalam berbagai riset terbaru, paparan sinar UV juga terbukti mengganggu RNA sel sehingga memicu stres seluler mendalam,” kata dr Tronny Astriningdyah.

    Baca Juga :  Dokter Tronny Astriningdyah Ingatkan Pentingnya Cuci Muka Setiap Hari

    2. Tidak menggunakan sunscreen

      Melindungi kulit dengan sunscreen adalah kunci agar hasil skin booster bertahan lebih lama.

      Riset menunjukkan bahwa penggunaan sunscreen spektrum luas, yang diaplikasikan 15 menit sebelum keluar dan diulang setiap dua jam, efektif melindungi dari kerusakan UV tanpa mengurangi produksi vitamin D secara signifikan.

      3. Eksfoliasi atau mengaplikasikan skincare berbahan keras

        Eksfoliasi berlebihan baik itu mekanik maupun kimia bisa merusak lapisan pelindung kulit, membuat kulit lebih sensitif, kering, dan rentan terhadap iritasi atau infeksi.

        “Meski beberapa bahan seperti AHA/BHA aman jika diformulasi dengan baik dan digunakan benar, tetapi pasca skin booster sebaiknya dihindari untuk sementara waktu,” ucap dr Tronny Astriningdyah.

        Baca Juga :  5 Cara Mengatasi Kulit Kering agar Wajah Tetap Glowing Alami Menurut dr Tronny Astriningdyah

        4. Menyentuh atau memijat wajah secara berlebihan

          Menekan atau memijat terlalu sering bisa memicu inflamasi, penyebaran bakteri, atau iritasi pada kulit yang masih dalam fase pemulihan pasca-injeksi.

          Berikan kesempatan pada kulit untuk ‘bernapas’ dan memulihkan diri secara alami.

          “Biarkan ia beristirahat tanpa sentuhan berlebihan setidaknya selama beberapa hari setelah treatment, agar hasilnya benar-benar maksimal,” saran dr Tronny Astriningdyah.

          5. Menggunakan makeup tebal

            Setelah skin booster, kulit ibarat tanah yang baru disiram: lembap, segar, tapi masih rapuh. Menutupinya dengan lapisan makeup tebal justru bisa menyumbat pori, memicu iritasi, dan menghalangi nutrisi booster meresap sempurna.

            Menurut pengalaman klinis, beri kulit waktu “bernapas” setidaknya 24–48 jam sebelum kembali memakai riasan penuh. Biarkan wajah pulih alami, sehingga kilau sehatnya muncul dari dalam, bukan hanya dari bedak di permukaan. (*)

            Baca Juga :  Ingin Cepat Hamil? Coba Rutin Konsumsi 7 Makanan Penyubur Kandungan Ini

            Penulis : Nurwahida