PARAPUANG.com – Sudah pernah merasakan sensasi segar setelah melakukan facial treatment?

Menurut dr Tronny Astriningdyah, M. Kes (A3M), dipl. AAAM, masa pasca-facial merupakan periode krusial untuk menjaga dan memperpanjang manfaat perawatan.

Facial treatment adalah perawatan wajah profesional yang melibatkan pembersihan mendalam, eksfoliasi dan aplikasikan serum untuk meremajakan kulit, memperbaiki tekstur, serta meredakan kusam.

“Prosedur ini sering menambah aliran darah, membuka pori, dan menciptakan kesempatan ideal untuk penyerapan bahan aktif,” ujar pemilik Astri Clinic and Medical Spa

Hasilnya? Kulit terasa halus, lembap dan cerah seketika.

Facial juga membantu mengurangi sebum berlebih, menghaluskan bekas ringan, serta memberikan sensasi relaksasi.

Namun, menurut penelitian, manfaatnya menjadi lebih optimal jika diikuti dengan perawatan tambahan pasca-prosedur (integrated skincare) yang dirancang khusus untuk pemulihan dan hasil maksimal

Baca Juga :  5 Rahasia Umroh Nyaman untuk Perempuan yang Jarang Diungkap Agen Travel

Berikut 5 (lima) langkah yang sangat disarankan dr Tronny Astriningdyah setelah facial:

1. Rajin Ganti Sarung Bantal

    Sarung bantal adalah tempat berkumpulnya minyak dan bakteri sehingga kulit wajah yang baru di-facial lebih rentan terhadap iritasi dan infeksi.

    Mengganti sarung bantal secara rutin, misalnya setiap dua hari sekali bisa mencegah kontaminasi ulang dan menjaga kebersihan kulit.

    2. Pakai Gentle Skincare

      Hindari produk dengan bahan aktif keras seperti retinoid, exfoliant kuat, atau alkohol.

      “Sebaliknya, gunakan produk lembut, tidak mengandung parfum dan mengandung bahan menenangkan serta melembapkan,” saran dr Tronny Astriningdyah

      Hal ini sejalan dengan rekomendasi “post-procedure skincare” yang menganjurkan pelembap dan krim oklusif untuk memperkuat skin barrier

      Baca Juga :  7 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan Perempuan, Dari Usus hingga Gula Darah

      3. Jaga Kebersihan Wajah

        Gunakan pembersih wajah ringan yang pH-nya mendekati kulit, agar tidak merusak pelindung alami.

        Pencucian wajah yang terlalu sering atau dengan sabun keras bisa mengganggu keseimbangan pH dan menyebabkan iritasi atau kekeringan.

        4. Gunakan Makeup yang Ringan

          Kulit pasca-facial biasanya lebih sensitif dan pori terbuka, karena itu sebaiknya menggunakan makeup ringan atau minimal, formulasi non-komedogenik.

          Ini penting diperhatikan agar tidak menyumbat pori atau menyebabkan reaksi iritasi.

          5. Perbanyak Minum Air Putih

            Kulit tetap terhidrasi dari dalam adalah kunci pemulihan.

            Penelitian menunjukkan asupan air yang cukup secara signifikan meningkatkan hidrasi kulit, yang berpengaruh positif terhadap elastisitas dan tekstur kulit wajah.

            Baca Juga :  Detoks Digital, Cara Jitu Menjaga Kesehatan Mental Remaja dari Media Sosial

            Dengan mengikuti lima langkah ini, hasil facial tidak hanya bertahan lebih lama, tapi juga memperkuat kondisi kulit secara keseluruhan.

            “Perawatan kecil sehari-hari ini bisa membuat kulit tetap lembap, sehat dan cerah sepanjang waktu, bukan hanya sehari dua hari setelah treatment,” pungkas dr Tronny Astriningdyah. (*)

            Penulis : Nurwahida