PARAPUANG.com – Kulit adalah organ terbesar tubuh yang memiliki fungsi penting sebagai pelindung utama dari faktor eksternal.

Namun, tidak semua orang memiliki jenis kulit yang kuat, sebagian perempuan justru memiliki kulit sensitif yang lebih rentan terhadap iritasi, kemerahan dan gangguan lainnya.

Menurut dr. Tronny Astriningdyah, M. Kes (A3M), dipl. AAAM, seorang pakar kecantikan sekaligus owner Astri Clinic and Medical Spa, kulit sensitif bukanlah hal yang bisa diabaikan.

“Perawatan yang salah dapat memperburuk kondisi kulit dan bahkan menimbulkan masalah baru,” ucapnya.

Ia menyebutkan beberapa ciri utama kulit sensitif yang perlu diperhatikan khususnya oleh perempuan, antara lain:

  1. Kulit mudah memerah terutama setelah terpapar sinar matahari, perubahan cuaca, atau penggunaan produk perawatan tertentu.
  2. Kulit terasa terlalu panas, biasanya disertai rasa terbakar setelah memakai produk skincare yang tidak sesuai.
  3. Kulit mengelupas, menandakan adanya gangguan pada lapisan pelindung kulit (skin barrier).
  4. Kulit terasa gatal, bisa muncul setelah kontak dengan bahan tertentu, misalnya parfum atau alkohol dalam produk kosmetik.
  5. Mudah berjerawat disebabkan oleh iritasi pada kulit sensitif sering memicu jerawat yang sulit diatasi jika tidak ditangani dengan benar.
Baca Juga :  Detoks Digital, Cara Jitu Menjaga Kesehatan Mental Remaja dari Media Sosial

Cara Perawatan Kulit Sensitif yang Tepat

Menurut dr. Tronny, kunci utama merawat kulit sensitif adalah kelembutan dan konsistensi, beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Gunakan produk gentle skincare yang bebas alkohol, parfum, dan pewarna buatan.
  2. Pilih pembersih wajah yang lembut dengan formula hydrating.
  3. Jangan terlalu sering eksfoliasi, cukup 1 kali seminggu agar kulit tidak semakin tipis.
  4. Gunakan pelembap dengan kandungan ceramide, hyaluronic acid, atau aloe vera untuk memperkuat skin barrier.
  5. Lindungi kulit dengan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari, bahkan di dalam ruangan.
  6. Segera konsultasikan ke dokter kulit bila gejala iritasi semakin parah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Dermatology (2022) menunjukkan bahwa sekitar 50% perempuan di Asia mengalami gejala kulit sensitif, terutama akibat polusi, stres, dan penggunaan produk perawatan yang terlalu keras.

Baca Juga :  5 Alarm Kulitmu Butuh Perawatan Menurut dr. Tronny Astriningdyah

Studi lain di Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology (2021) juga menekankan bahwa penggunaan skincare dengan bahan pelembap seperti ceramide dapat membantu memperbaiki skin barrier sehingga kulit sensitif lebih terlindungi.

dr. Tronny menegaskan bahwa merawat kulit sensitif harus sabar dan konsisten, jangan mudah tergiur dengan produk yang sedang tren tanpa melihat kandungannya.

“Kenali dulu kondisi kulitmu, baru tentukan perawatan yang tepat,” pesannya.

Dengan pemahaman yang benar dan perawatan yang sesuai, kulit sensitif bisa tetap sehat, cerah, dan terlindungi. (*)

Penulis : Nurwahida