PARAPUANG.com – Sosok Dewi Agustiningsih dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) belakangan ini viral, setelah mencatatkan namanya sebagai peraih gelar doktor termuda dan tercepat dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dewi Agustiningsih yang berasal dari Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM berhasil menyelesaikan kuliah doktornya dengan masa studi 2 tahun 6 bulan 13 hari, di usia 26 tahun 6 bulan saat wisuda Rabu, 23 April 2025.

Padahal selama ini, rata-rata masa studi program doktor di UGM adalah 4 tahun 7 bulan dengan usia lulusan Program Doktor kali ini adalah 42 tahun 6 bulan 16 hari.

Dr. Dewi Agustiningsih, S.Si mungkin bukan nama yang asing di lingkungan akademik ITB, khususnya di Program Studi Kimia.

Baca Juga :  Devi Puspita Gadis Sinjai Dinikahi Pria Asal China, Maharnya Apartemen Seharga Rp 1 Miliar

Namun, di balik gelarnya sebagai dosen muda, ada cerita inspiratif tentang perjuangan, harapan, dan mimpi besar yang ia rawat sejak kecil dari kursi penumpang angkot yang dikemudikan ayahnya.

Lahir dan besar di sebuah keluarga sederhana di Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi, Jawa Timur, Dewi adalah putri dari seorang sopir angkot.

Ayahnya yang bernama Susanto hanya lulusan SMP dan setiap hari dengan setia menarik setir angkot untuk menghidupi keluarga mereka.