PARAPUANG.com – Pedangdut Dewi Perssik melontarkan teguran keras kepada mantan suaminya, Aldi Taher.
Teguran itu muncul usai Aldi disebut membuat pernyataan yang dianggap menggambarkan dirinya berperan sebagai ayah bagi Felice Gabriel.
Lewat unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, @dewiperssik9, perempuan kelahiran Jember, 16 Desember 1985 itu menuliskan klarifikasi sekaligus peringatan agar Aldi tidak membangun opini publik yang dinilai tidak sesuai kenyataan.
“Aku menghargai kalau kamu syg pada gabriel mas @alditaher.official, tapi jangan membuat pernyataan di publik seolah kamu hadir dan berperan sebagai ayah selama ini, karena itu tidak sesuai kenyataan,” ungkapnya, dikutip Sabtu, 16 Mei 2026.
Pelantun Mimpi Manis tersebut juga menegaskan bahwa anak tidak seharusnya dijadikan bahan pencitraan atau konsumsi media sosial.
Menurutnya, potongan video yang viral di TikTok justru memicu spekulasi publik yang keliru.
“Anak bukan bahan pencitraan atau konsumsi sosial media. Akhirnya pada asumsi yg tidak2 ats pernyataan potongan video kamu yg fyp ditiktok,” tambahnya.
Dewi Perssik meminta masyarakat tidak menilai hubungan orang tua dan anak hanya berdasarkan unggahan di media sosial.
Ia menilai ada banyak proses serta kenyataan pribadi yang sengaja tidak dipublikasikan demi menjaga kondisi psikologis sang anak.
“Terima kasih atas perhatian semua pihak. Namun saya berharap publik tidak menilai hubungan dan peran seseorang dalam kehidupan anak hanya dari satu unggahan. Ada proses dan kenyataan yang tidak perlu diumbar demi menjaga psikologis anak sy. Trimaksih lebih sedikit,” pungkasnya.
Hubungan Dewi Perssik dan Aldi Taher memang kerap menjadi sorotan sejak keduanya menikah pada 2008.
Pernikahan siri mereka berlangsung pada 4 Juli 2008 sebelum akhirnya resmi tercatat pada Maret 2009.
Rumah tangga tersebut tidak bertahan lama dan keduanya resmi bercerai pada 11 November 2009.
Meski telah berpisah, hubungan Dewi Perssik dan Aldi Taher diketahui tetap berjalan baik.
Aldi bahkan beberapa kali membawa nama Dewi Perssik dalam konten hiburan maupun candaan di media sosial yang kerap viral di internet. (*)
PENULIS : Nurwahida
