PARAPUANG.com – Waktu makan yang tepat menjadi kunci turunkan berat badan tanpa harus terjebak diet ketat.

Banyak perempuan fokus memilih jenis makanan, tetapi sering lupa bahwa tubuh memiliki ritme alami yang ikut menentukan efektivitas program penurunan berat badan.

Ahli diet Sarah Pflugradt, Ph.D., RDN, CSCS, melalui Eating Well, menjelaskan bahwa pola makan yang mengikuti jam biologis tubuh memberi hasil lebih stabil.

Konsistensi waktu makan membantu metabolisme bekerja optimal sehingga tubuh membakar energi lebih efisien.

Berikut panduan waktu makan yang bisa kamu terapkan untuk mendukung proses penurunan berat badan secara sehat.

1. Sarapan

    Tinjauan studi 2024 di JAMA Network Open menemukan bahwa sarapan lebih awal membantu menurunkan berat badan lebih efektif.

    Baca Juga :  7 Kesalahan Finansial Perempuan Muda yang Sering Tak Disadari Menurut Ria Andriany R.A

    Waktu sarapan ideal adalah sekitar 12 jam setelah makan malam terakhir.

    Jika kamu makan malam pukul 19.00, sarapan terbaik berada di sekitar pukul 07.00. Pola ini mendukung ritme sirkadian sehingga metabolisme bekerja maksimal sejak pagi.

    Kombinasikan karbohidrat kompleks, protein, dan serat agar energi bertahan lama.

    2. Makan Siang

      Makan siang sering diremehkan, padahal ini menjadi waktu terpenting untuk menjaga keseimbangan energi.

      Pada periode siang, metabolisme tubuh mencapai puncaknya sehingga pembakaran kalori berlangsung lebih efisien.

      Menjadikan makan siang sebagai porsi terbesar membantu tubuh tetap aktif tanpa rasa lapar berlebihan di malam hari.

      Pilih protein tanpa lemak, sayuran warna-warni, dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau kentang rebus agar tubuh kenyang lebih lama.

      Baca Juga :  Bonus Akhir Tahun: Tabung, Investasikan, atau Belanjakan? Ini Saran Ria Andriany R.A.

      3. Makan Malam

        Makan malam terlalu larut sering membuat pencernaan melambat dan memicu penumpukan lemak.

        Waktu terbaik adalah dua hingga tiga jam sebelum tidur, memberi tubuh kesempatan mencerna makanan dengan baik.

        Kualitas tidur akan meningkat, metabolisme malam tetap bekerja, dan tubuh lebih siap membakar energi di pagi hari.

        Jika lapar menjelang tidur, konsumsi camilan ringan seperti yogurt rendah lemak atau buah segar agar tidak menggagalkan proses pembakaran kalori. (*)

        Penulis : Ayu Fitriana