PARAPUANG.com – Desainer asal Antwerp Belgia, Benjamin Voortmans yang juga pemilik pemilik Judassime, secara terbuka menuduh Jisoo Blackpink mencuri beberapa potong pakaian dari koleksi mereka.

Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, Voortmans menjelaskan secara detail apa yang terjadi.

Enam bulan lalu, mereka mengirim beberapa potong pakaian kepada Jisoo dan timnya di Korea menjelang pemotretan sampul album.

Menurut Voortmans, pemotretan sampul album tersebut terus ditunda, dan pakaian tersebut belum dikembalikan sejak saat itu.

“Jisoo Blackpink pada dasarnya mencuri barang-barangku! Sudah enam bulan sejak saya mengirim banyak barang ke dia dan timnya di Korea untuk sampul albumnya. Enam bulan lalu, mereka terus menunda tanggalnya, mereka tidak tahu apa yang terjadi,” ungkap Vootsmans.

Baca Juga :  Olla Ramlan, Prilly Latuconsina, dan Beby Tsabina Masuk Nominasi 100 Wajah Tercantik 2025

Ia melanjutkan, “Dan saya berkata, oke, tunda saja tanggalnya, tetapi beri tahu saya kapan barang-barang itu akan kembali karena saya selalu memberi waktu satu hingga dua minggu maksimal sebulan untuk barang-barang saya. Hingga hari ini, tidak ada yang merespons.”

Tiga potong dari koleksi terbaru mereka masih hilang.

Voortmans menggambarkannya sebagai barang itu penting dan mahal.

Mereka pun mencoba melalui jalur hukum, mengirimkan faktur dan kontrak, tetapi tim Jisoo tetap bungkam.

“Itu 3 potong barang yang sangat penting dari koleksi terakhir, yang harganya sangat mahal. Jadi saya menempuh jalur hukum, saya mengirimkan faktur dan kontrak kepada mereka, tetapi tidak ada yang merespons” ungkapnya.

Baca Juga :  Lisa Blackpink Syuting Film di Kemang, Warga Tak Sadari Keberadaannya

Ia berharap manajemen Jisoo Blackpink bisa segera mengembalikan barang-barang yang dikirimnya.

“Saya bahkan tidak ingin syuting lagi, karena sudah sampai sejauh itu sehingga saya ingin barang itu kembali, saya tidak peduli jika dia akan syuting dengan sampul albumnya yang sialan itu,” kesalnya.

Desainer tersebut mengakhiri video dengan ajakan langsung, meminta pengikutnya untuk menandai Jisoo dan timnya serta membagikan video tersebut secara luas.

“Tandai Jisoo, timnya, bagikan, karena saya lelah dengan semua ini. Barang-barang saya sangat berharga bagi saya, dan saya kehilangan banyak kesempatan karena hal ini,” tegasnya.

Beberapa kreator lain juga muncul dengan cerita serupa, membuat situasi ini semakin memberatkan tim Jisoo. Belum ada pihak yang secara publik menanggapi tuduhan tersebut sejauh ini. (*)

Baca Juga :  Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar, Foto Dipakai Tanpa Izin

PENULIS : Risanti