PARAPUANG.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Tantri Syalindri, vokalis band Kotak, yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh teman dekatnya sendiri.

Pengakuan itu mencuri perhatian publik setelah Tantri membagikan kisahnya lewat Instagram Story pribadi.

Kasus ini disebut bukan hanya menimpa dirinya.

Perempuan kelahiran Tangerang, 9 Agustus 1989 itu mengungkap ada banyak korban lain yang ikut dirugikan, dengan total kerugian yang jika ditaksir mencapai hampir Rp10 miliar.

“Makasih banyak buat semua teman-teman yang menanyakan kabar, mendoakan, dan care buat repost story-ku. Benar! Aku lagi kena penipuan teman sendiri karena sudah 3×24 jam dia menghilang dan nggak ada itikad baik buat ketemu,” tulisnya dalam unggahan Instagram Story, Senin, 22 Juni 2026.

Baca Juga :  Boiyen Gugat Cerai Rully Anggi Akbar, Pernikahan Dua Bulan akan Berakhir di Pengadilan

Pemilik nama lengkap Tantri Syalindri Ichlasari itu menyebut identitas terduga pelaku sudah diketahui.

Upaya pencarian pun kini terus dilakukan oleh para korban yang berharap ada penyelesaian secara baik-baik.

“Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku., melainkan banyak orang yang ditotal-total hampir 10 M. Clueless… karena pihak keluarga nggak mau tahu dan menyerahkan ke korban terserah mau diapain. Aku masih belum LP karena korban minta haknya kembali,” ungkapnya.

Tantri bahkan memutuskan mempublikasikan wajah terduga pelaku karena hingga kini keberadaannya belum diketahui.

Langkah itu diambil sebagai bentuk ikhtiar terakhir sebelum menempuh jalur hukum.

“Aku bingung mau cari kamu lewat jalur apa. Bisa aja aku LP (laporan) ke polisi, tapi aku mau masih usaha menunggu iktikad baik kamu, buat ketemu, ngobrol, dan menyelesaikan semua,” jelasnya.

Baca Juga :  Vika Kolesnaya Tunjukkan Hasil USG, Billy Syahputra Resmi Jadi Calon Ayah

Rasa kecewa Tantri semakin dalam setelah mengetahui sebagian uang yang diduga diputar pelaku berasal dari tabungan penting milik para korban.

Ada yang menyimpan dana untuk pengobatan kanker, hingga tabungan masa depan anak-anak.

“Jelas korban dan buktinya sudah kekumpul semua, tapi aku masih pengin ketemu sebelum masuk jalur hukum yang sudah pasti bisa menjarain kami. Aku kepikiran 3 anak kamu, tapi kalau dipikir-pikir kamu juga nggak mikirin nasib korban yang harus taru tabungannya untuk biaya pengobatan kanker, taru tabungan anak-anak buat diputerin,” bebernya.

Bagi Tantri, luka terbesar bukan hanya soal materi, tetapi pengkhianatan dari seseorang yang dianggap teman.

Pengalaman ini menjadi pukulan emosional yang berat baginya.

Baca Juga :  Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia, Ini Kronologi hingga Pernyataan Polisi

“Patah hati banget, kirain beneran mau jadi teman ternyata cuma manfaatin doang,” tukas Tantri.

Kasus ini kini menjadi perhatian warganet, banyak yang berharap persoalan tersebut segera menemukan titik terang dan hak para korban bisa kembali. (*)

PENULIS : Nurwahida