PARAPUANG.com, Makassar – Makassar kembali menjadi pusat perhatian dunia mode lewat ajang Fashion Tendance 2026 yang digelar Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Sulawesi Selatan.

Bertempat di Plataran Summarecon Mutiara Makassar pada Sabtu, 30 Agustus 2025, acara ini menghadirkan gebrakan baru dengan mengangkat tema “Ecochic: Ecology Sustainable Fashion”, sebuah konsep yang menekankan pentingnya keberlanjutan dalam industri mode.

Ketua APPMI Sulsel, drg. Andi Ayu Sartika Gani, menyampaikan bahwa Fashion Tendance merupakan agenda tahunan APPMI untuk memberikan panduan tren warna, siluet, hingga gaya yang akan menjadi acuan industri mode setahun ke depan.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini anggota APPMI dapat mengangkat produksi industri mode Indonesia agar semakin dikenal luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Puspawati Husler Meriahkan Lomba Sambung Lirik HUT ke-58 KORPRI Luwu Timur

Selain menampilkan tren terbaru, Fashion Tendance 2026 juga menjadi wadah untuk mendorong kreativitas para desainer lokal.

Ketua panitia Fashion Tendance 2026, Moh. Asriandy S.Kep, Ns, menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda berkelanjutan di berbagai daerah.

“Ini juga menjadi bentuk dukungan kami untuk UMKM sekaligus mendorong kebiasaan masyarakat menggunakan produk lokal,” katanya.

Sebanyak 9 (sembilan) desainer dan brand ternama turut ambil bagian dalam fashion show ini, antara lain Batik Sulawesi Istinana, Asriandy Accy, Haruka by Nining Collection, Upi Collection, Irwandi, Itja Achmad, Hielda Aligenda, Mimi Nasution, hingga Vonny Imelda.

Kehadiran mereka menambah semarak panggung mode dengan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat pesan keberlanjutan.

Baca Juga :  Reses di Mariso, Andi Rachmatika Dewi Serap Aspirasi Warga soal Infrastruktur dan Ekonomi

Fashion Tendance 2026 bukan sekadar pameran busana, melainkan juga cerminan semangat baru mode Indonesia yang berpadu antara gaya, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.(*)

Penulis : Nurwahida