PARAPUANG.com, Makassar – Fun run BPJS Kesehatan menjadi salah satu upaya membangun budaya hidup sehat di kalangan civitas akademika.

Kegiatan lari 5 kilometer (5K) yang digelar bersama Universitas Hasanuddin itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham , SE, MAP, Jumat, 22 Mei 2026.

Program bertajuk “BPJS Kesehatan Masuk Kampus” tersebut tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga mengajak generasi muda lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Suasana kampus pun dipenuhi semangat mahasiswa yang mengikuti kegiatan promotif dan preventif kesehatan itu.

Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Universitas Hasanuddin.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi langkah positif dalam mendorong terciptanya kampus sehat di Kota Makassar.

Baca Juga :  2 Bupati Perempuan, Andi Ina Kartika Sari dan Sitti Husniah Talenrang Bertemu, Bahas Apa?

“Pemerintah Kota Makassar tentu mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan dan Unhas ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh program kampus sehat di Indonesia, khususnya di Makassar,” ujarnya.

Perempuan kelahiran 30 Maret 1969 itu menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Kesadaran menjaga kesehatan sejak masa kuliah dinilai penting untuk menekan risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes pada masa mendatang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) Dr dr Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, M.M.R.S., serta Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa, MSc.

Prihati Pujowaskito menjelaskan, program “BPJS Kesehatan Masuk Kampus” merupakan bagian dari upaya memperkuat keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui semangat gotong royong.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Hadiri Forum Internasional Kota Tangguh di JICA Kansai Center, Jepang

“Iuran BPJS itu semangatnya gotong royong. Yang sehat membantu yang sakit. Untuk itu kami ingin masuk ke kampus-kampus agar kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya perlindungan kesehatan semakin meningkat,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Prof Jamaluddin Jompa. Ia mendorong seluruh mahasiswa memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus sehat.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab BPJS, tapi tanggung jawab kita semua untuk terus mengedukasi masyarakat agar menjaga kesehatan, khususnya di kalangan mahasiswa,” ucapnya.

Kegiatan fun run ini menjadi gambaran bahwa kampanye hidup sehat kini semakin dekat dengan generasi muda.

Kehadiran mahasiswa dalam aktivitas olahraga dan edukasi kesehatan diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat. (*)

Baca Juga :  Haslindah Syaharuddin Gaungkan Budaya Membaca di Sidrap, Gandeng Pustakawan Keliling Desa

PENULIS : Nurwahida