PARAPUANG.com, Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Bendungan Jenelata, salah satu proyek strategis nasional di Sulawesi Selatan.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat mendampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Agus Salim, dalam kunjungan lapangan ke Kecamatan Manuju, Selasa, 21 Oktober 2025.

Sitti Husniah Talenrang mengatakan bahwa pihaknya siap mengawal penyelesaian berbagai kendala agar proyek bendungan yang dikelola Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang ini berjalan sesuai target.

“Alhamdulillah hari ini kita berdiskusi bersama Bapak Gubernur, Kajati Sulsel, dan BBWS untuk menuntaskan permasalahan yang masih ada agar pembangunan ini tidak terhambat,” ujarnya.

Baca Juga :  Sitti Husniah Talenrang Minta SEAAM Bantu Siswa Madrasah Bikin Riset Berskala Internasional

Menurutnya, proses pembebasan lahan tahap keempat ditargetkan rampung pada Februari 2026. Pemerintah daerah akan rutin turun lapangan setiap dua bulan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Insya Allah, berkat arahan Pak Gubernur, kami akan terus memantau langsung di lapangan setiap dua bulan,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi kemajuan pembangunan bendungan yang kini telah mencapai hampir 20 persen. Ia berharap proyek senilai Rp4,1 triliun tersebut bisa dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Bendungan Jenelata ini sangat penting, bukan hanya sebagai pengendali banjir dan sumber air bagi petani, tapi juga sebagai penggerak ekonomi dan sektor pariwisata di Gowa,” jelasnya.

Baca Juga :  Sitti Husniah Talenrang Buka Voting Artis untuk Beautiful Malino 2025, Siapa Jagoanmu?

Andi Sudirman juga mengusulkan agar rapat koordinasi lintas instansi dilakukan secara rutin di lokasi proyek untuk memastikan sinergi dan percepatan konstruksi.

“Kami bersama Ibu Bupati akan terus memantau, minimal setiap dua bulan sekali, agar progres sesuai rencana,” tegasnya.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Kejati Sulsel, Agus Salim, yang menilai pembangunan Bendungan Jenelata mengalami kemajuan pesat sejak pendampingan kejaksaan dilakukan.

“Saya sudah mendampingi proyek ini hampir satu tahun enam bulan. Sekarang progresnya luar biasa, sudah hampir 20 persen,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, dari total anggaran Rp4,1 triliun, sekitar Rp1 triliun sudah berputar di kawasan tersebut. Ia menilai proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga investasi sosial yang akan menurunkan angka kriminalitas melalui peningkatan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  IWAPI Sulsel Gelar Pelatihan Roti Sehat, Ciptakan Kemandirian Ekonomi dan Pemberdayaan Perempuan

“Kalau masyarakat sejahtera, kriminalitas pasti turun. Apalagi nanti bendungan ini mampu mengairi 25 ribu hektar sawah di empat kabupaten dan menyimpan cadangan air hingga 226 juta liter,” tuturnya.

Kunjungan ini turut dihadiri para pejabat Pemkab Gowa, antara lain Kepala Dinas Perkimtan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, serta sejumlah camat. (*)

Penulis : Nurwahida