PARAPUANG.com, Makassar – Santunan kematian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali disalurkan kepada keluarga korban bencana sosial sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata di masa sulit.

Program bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban para ahli waris yang tengah berjuang memulihkan kehidupan setelah kehilangan anggota keluarga.

Penyerahan bantuan dilakukan di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, pada Selasa, 25 November 2025.

Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, hadir secara langsung menyerahkan santunan kepada ahli waris dari berbagai kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, menjelaskan bahwa santunan kematian tersebut merupakan amanah dari Kementerian Sosial.

Bantuan bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) Kemensos dan disalurkan secara rutin setiap bulan kepada keluarga korban bencana sosial.

Baca Juga :  Wagub Fatmawati Rusdi Hadiri Bai Nian Makassar 2026, Tegaskan Keberagaman adalah Kekuatan

“Kami laporkan bahwa sesuai amanah bapak Menteri Sosial Republik Indonesia untuk meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui ibu Wakil Gubernur, untuk menyerahkan bantuan santunan kepada ahli waris korban bencana sosial di Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa pemberian bantuan ini bukan soal besar kecilnya nilai santunan, melainkan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan secara bijak untuk kebutuhan keluarga pasca kejadian.

Sementara itu, Fatmawati Rusdi menyampaikan duka mendalam kepada para ahli waris yang hadir.

Dirinya mengajak penerima untuk memanfaatkan santunan seoptimal mungkin guna mendukung pemulihan keluarga.

Rasa syukur disampaikan oleh Teti, penerima bantuan asal Kota Makassar yang rumahnya rusak akibat kebakaran pada April lalu. Ia mengatakan bahwa bantuan tersebut sangat membantu proses perbaikan rumah keluarganya.

Baca Juga :  Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Raih Penghargaan BKKBN atas Komitmen Tekan Stunting

“Terima kasih karena (kami) sudah mendapat bantuan. Rencananya (bantuan) ini akan digunakan untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.

Program santunan ini menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan masyarakat, terutama saat menghadapi masa-masa terberat setelah musibah. Pemprov Sulsel berharap bantuan tersebut dapat memperkuat ketahanan sosial dan memberi harapan baru bagi keluarga yang terdampak. (*)

Penulis : Nurwahida