PARAPUANG.com, Makassar – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sulawesi Selatan menggelar buka puasa bersama sebagai ajang mempererat silaturahmi dan refleksi diri.
Kegiatan yang diikuti puluhan pengurus ini dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026, di Jl. Bontoduri Raya 1 No. 5.
Pertemuan penuh kehangatan itu mengangkat tema ‘Indahnya Kebersamaan di Bulan Suci, Membasuh Hati Menjemput Ridha’.
Ketua DPD PIM Sulsel, Ida Noer Haris menuturkan bahwa Ramadhan bukan hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di antara pengurus.
“Bulan suci ini juga menjadi waktu yang sangat tepat untuk instropeksi diri, dimana dalam perjalanan kehidupan, kita sering kali tanpa sadar membiarkan ego kita lebih tinggi dari rasa saling memahami,” ucapnya.
Ia menyebutkan bahwa Ramadhan mengajarkan kita untuk menurunkan ego, melapangkan hati, serta membuka pintu maaf kepada siapa pun, karena sejatinya, manusia tidak ada yang luput dari kesalahan.
“Kita juga diingatkan agar tidak terlalu mencintai sesuatu secara berlebihan, baik itu kepada manusia maupun kepada harta benda. Sebab cinta yang berlebihan sering kali berujung pada kekecewaan,” jelasnya.
Menurutnya, cinta yang paling utama dan tidak akan pernah mengecewakan adalah cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, dari sanalah kita belajar menempatkan segala sesuatu secara lebih bijak.
“Saya juga percaya bahwa setiap manusia memiliki sisi baik dalam dirinya, mungkin ada kekurangan, mungkin ada kesalahan, tetapi seburuk apa pun seseorang, pasti masih ada kebaikan yang tersimpan di dalam dirinya. Oleh karena itu, mari kita saling menghargai, saling memaafkan, dan saling menguatkan sebagai sesama manusia,” bebernya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Rohani DPD PIM Sulsel, Andi Dewi Mawang Palaguna mengatakan bahwa momentum buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai spiritual dalam diri kita.

“Tema yang kita angkat mengandung makna yang sangat dalam bahwa Ramadhan mengajarkan kita untuk membersihkan hati dari segala prasangka, memperbaiki niat, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Dalam kebersamaan inilah kita belajar saling memahami, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam kebaikan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari keluarga besar PIM Sulsel, lanjut Andi Dewi Mawang Palaguna, kebersamaan ini menjadi energi positif bagi semua pengurus untuk terus bergerak memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga silaturahmi yang terjalin hari ini tidak hanya mempererat hubungan di antara kita, tetapi juga menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian yang kita lakukan,” harapnya.
Ia menambahkan bahwa selain kegiatan berbuka puasa, pengurus PIM Sulsel juga akan melaksanakan kunjungan ke Lapas, Rumah Tahfiz dan Rumah sosial Binaan PIM Sulsel untuk berbagi takjil dan sembako.
“Rencananya di akhir Ramadhan kita akan laksanakan anjangsana dan berbagi sembako,” terangnya. (*)
PENULIS : Nurwahida
