PARAPUANG.com, Makassar – Sidak Pasar Terong Makassar menjadi langkah pengawasan yang dilakukan Komisi B DPRD Kota Makassar untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Idul Fitri.

Inspeksi mendadak tersebut berlangsung di Pasar Terong, Jumat, 13 Maret 2026, bersama Perumda Pasar Makassar Raya.

Kunjungan itu bertujuan memantau langsung kondisi harga pangan di pasar tradisional.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok yang dapat memicu lonjakan harga saat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang hari raya.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hj Umiyati, menjelaskan bahwa sidak tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif bersama pemerintah kota.

“Ini kami lakukan untuk memastikan pasokan pangan tetap terjaga dan harga bahan pokok tidak melonjak di pasaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Ratnawati Arif Lepas 18 Atlet E-Sport Sinjai Menuju Pra Porprov Sulsel 2025

Menurutnya, menjelang Idul Fitri selalu diikuti peningkatan permintaan berbagai komoditas pangan.

“Beras, minyak goreng, gula, telur, hingga daging menjadi kebutuhan yang paling banyak dicari masyarakat,” sebutnya.

Kondisi itu berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk menimbun barang demi keuntungan.

“Kami turun langsung ke pasar untuk memastikan harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil dan pasokan tetap tersedia. Selain itu, kami juga ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok yang bisa merugikan masyarakat,” tuturnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menegaskan bahwa DPRD Makassar akan terus berkoordinasi dengan Pemkot dan pihak terkait guna memantau perkembangan harga pangan di pasar-pasar tradisional.

Rombongan Komisi B juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah pedagang Pasar Terong.

Baca Juga :  Fatmawati Rusdi Tegaskan Pentingnya Peran BPD sebagai Pilar Strategis Pemerintahan Desa

Percakapan itu dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi pasokan barang serta dinamika harga yang terjadi di lapangan.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok masih relatif stabil.

Sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan tipis, namun masih dalam batas wajar menjelang hari besar keagamaan.

Harapan DPRD Makassar, pengawasan pasar terus dilakukan secara rutin oleh pemerintah bersama pengelola pasar.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idul Fitri.

“Yang terpenting adalah memastikan distribusi berjalan lancar dan stok barang tetap aman. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun harga bahan pokok,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Tagih Pajak demi PAD, Legislator Hj. Umiyati Minta Itikad Baik Pengusaha Hotel

PENULIS : Alin Imani