PARAPUANG.com, Makassar – Sinergi media dan kampus menjadi fokus utama dalam kegiatan “Diskusi dan Sinergi Bersama Media” yang digelar Pelaksana Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum.

Acara tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Rektor UNM, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu, 15 Maret 2026.

Forum ini menjadi ruang silaturahmi antara civitas akademika dan insan pers sekaligus memperkuat kemitraan strategis dalam menyampaikan gagasan, riset, serta inovasi kampus kepada masyarakat luas.

Prof Farida Patittingi menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan media memiliki peran penting dalam memperluas dampak pengetahuan yang lahir dari lingkungan akademik.

Hasil riset, inovasi teknologi, hingga gagasan ilmiah dari kampus dinilai perlu disebarluaskan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Setahun Jadi Legislator, Andi Tenri Uji Idris Tunjukkan Aksi Nyata untuk Warga Makassar

“Kampus adalah ruang berkumpulnya masyarakat intelektual, dari kampuslah harus lahir cahaya yang menyinari lingkungan sekitarnya. Perguruan tinggi tidak boleh menjadi sumber ketakutan bagi masyarakat, tetapi harus menjadi sumber inspirasi dan solusi,” ujarnya.

Pandangan tersebut menegaskan peran kampus sebagai pusat lahirnya ide-ide perubahan.

Institusi pendidikan, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar melahirkan generasi unggul yang mampu membawa kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

Upaya tersebut sejalan dengan visi Indonesia maju yang membutuhkan sumber daya manusia berdaya saing serta inovasi yang terus berkembang.

Guru besar bidang hukum perdata, agraria, keadilan gender itu juga mendorong perguruan tinggi berlomba melahirkan temuan riset yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia industri.

Publikasi hasil penelitian, menurutnya, menjadi langkah penting agar inovasi yang lahir di kampus tidak berhenti di ruang akademik saja.

Baca Juga :  Prof Farida Patittingi Resmi Jadi Plt Rektor UNM, Ditugaskan Siapkan Pilrek dan Perkuat Layanan Akademik

“Banyak inovasi lahir di kampus, misalnya dari Fakultas Teknik yang menghasilkan teknologi ramah lingkungan atau inovasi energi. Tetapi jika tidak didiseminasikan dengan baik, masyarakat tidak akan mengetahuinya,” ucapnya.

Harapan besar pun disematkan kepada media agar dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan berbagai capaian akademik kampus kepada publik.

Rencana ke depan, UNM akan memperluas kerja sama dengan media tidak hanya sebatas pemberitaan kegiatan kampus.

Kolaborasi juga diarahkan pada penyebarluasan hasil riset, inovasi mahasiswa, serta gagasan akademik yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap hubungan dengan media tidak sekadar informatif, tetapi lebih produktif dan konstruktif untuk mendorong kemajuan kedua belah pihak,” tambah perempuan kelahiran Bajo, Kab. Bone, 26 Juni 1967.

Baca Juga :  Andi Rachmatika Dewi Ikut Aksi Damai, Serukan Demokrasi Tanpa Kekerasan

Momentum Ramadan turut memberi nuansa hangat dalam pertemuan tersebut.

Dialog yang terbangun membuka ruang komunikasi yang lebih erat antara akademisi dan jurnalis dalam mendukung pengembangan pendidikan, riset, dan inovasi nasional.

Pada kesempatan itu, Prof Farida Patittingi juga mengungkapkan perasaan pribadinya terkait persepsi sebagian pihak yang masih menganggap dirinya sebagai orang luar di lingkungan UNM.

“Masih banyak yang menganggap saya orang luar. Kadang sedih, tetapi tidak marah,” curhatnya.

Ia menilai label tersebut semestinya tidak lagi muncul karena seluruh perguruan tinggi berada di bawah naungan kementerian yang sama.

“Kita ini satu institusi di bawah Kemenristek sehingga kita ini satu induk,” pungkasnya. (*)

PENULIS : Alin Imani